Berita

Remaja Sukoharjo Digigit Kobra Saat Buka Paket, Penanganan Awal Perburuk Kondisi

Advertisement

Sakinah (15), seorang remaja putri asal Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, terpaksa menjalani operasi dan menghabiskan 12 ampul antibisa setelah digigit ular kobra saat membuka paket belanja online. Kondisi korban memburuk akibat penanganan pertama yang dinilai keliru.

Penanganan Awal yang Keliru

Menurut Ketua Exalos Indonesia, Janu Wahyu Widodo, korban sempat mendapatkan penanganan tradisional dari tetangganya. Penanganan tersebut meliputi pemijatan yang menyebabkan luka mengeluarkan darah, serta pengikatan tangan pada bagian siku.

“Penyebab korban ini menjadi parah hingga harus operasi dan menghabiskan 12 ampul antibisa adalah karena kesalahan awal dalam penanganan gigitan,” ujar Janu saat dihubungi, Sabtu (31/1/2026), dilansir detikJateng.

Ular Diduga Menyelip, Bukan dari Paket

Janu menjelaskan bahwa ular kobra tersebut diduga menyelinap ke dalam rumah dan masuk ke tumpukan sampah plastik bekas paket, bukan berasal dari dalam paket belanjaan itu sendiri. Hal ini didasarkan pada jeda waktu sekitar satu jam antara korban membuka paket hingga membuang sampah plastiknya.

Advertisement

“Banyak fakta yang kami dapatkan saat mengunjungi korban gigitan ular di Sukoharjo, di antaranya adalah ular dalam paket. Setelah korban bercerita saya menyimpulkan ular bukan dari paket, melainkan dari rumah,” jelas Janu.

Ia menambahkan, foto yang beredar luas yang memperlihatkan ular terjerat lakban kemungkinan terjadi setelah ular tersebut keluar dari tempatnya dan terperangkap di lantai saat korban membuang sampah. Gigitan terjadi sekitar satu jam kemudian.

“Foto yang viral, ular dalam lakban. Kemungkinan besar adalah terjerat lakban di lantai pasca-unboxing, dan menggigit 1 jam kemudian saat plastik packing ini akan dibuang,” tambahnya.

Advertisement