Sepakbola

Sadio Mane: Wasit Manusia Biasa, Tak Adil Dihakimi atas Kesalahan

Advertisement

Jakarta – Kepemimpinan wasit Jean-Jacques Ndala Ngambo di final Piala Afrika 2026 sempat memicu kontroversi dan nyaris membuat Senegal melakukan walk out. Namun, Sadio Mane, sang bintang, berhasil meredam tensi dengan mengingatkan bahwa wasit juga manusia yang bisa berbuat salah.

Drama Final Piala Afrika 2026

Pertandingan final Piala Afrika 2026 antara Senegal melawan Maroko berlangsung dengan tensi tinggi dan diwarnai berbagai drama. Senegal akhirnya keluar sebagai juara setelah memenangkan laga dengan skor tipis 1-0 berkat gol Pape Guaye di babak perpanjangan waktu.

Salah satu momen krusial terjadi ketika gol Ismaila Sarr dianulir. Senegal menilai keputusan wasit yang menganggap Abdoulaye Seck melakukan pelanggaran terhadap Achraf Hakimi tidak tepat. Kontak antara kedua pemain dinilai hanya sebatas adu fisik biasa.

Drama berlanjut di injury time babak kedua ketika wasit menunjuk titik putih setelah Diaz dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh El Hadji Malick Diouf. Keputusan ini memicu protes keras dari para pemain Senegal. Pelatih dan staf tim bahkan sempat memanas-manasi suasana dengan menyuruh seluruh pemain masuk ke ruang ganti, membuat laga terhenti selama 15 menit.

Mane Redam Ketegangan

Di tengah situasi yang memanas, Sadio Mane tampil sebagai pemimpin. Sebagai pemain senior yang dihormati, Mane mengajak rekan-rekannya untuk kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan. Sikap tegasnya berhasil mengembalikan fokus tim.

Selepas pertandingan, Mane ditanya mengenai kepemimpinannya dalam meredam situasi tersebut dan pandangannya terhadap keputusan wasit. Ia memilih untuk tidak memperkeruh suasana.

Advertisement

“Karena wasit juga manusia, bisa lakukan kesalahan. Tidak adil untuk menghakiminya,” tegas Mane seperti dilansir dari BBC.

Mane menambahkan bahwa yang terpenting adalah bagaimana ia berjuang untuk para penggemar.

“Yang terpenting, saya melakukannya untuk orang-orang di seluruh dunia. Mereka menyaksikan laga final ini,” tambahnya.

Piala Afrika 2026 menjadi ajang terakhir bagi Mane bersama timnas Senegal. Pemain berusia 33 tahun ini telah mengoleksi dua trofi juara bersama timnasnya.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement