Seorang sopir berinisial DP (23) ditangkap polisi saat mengemudikan mobil Toyota Fortuner yang dimodifikasi tangkinya untuk mengangkut solar subsidi di Tol Jagorawi Km 21, Bogor, Jawa Barat. Ironisnya, saat hendak diperiksa, DP kedapatan sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu.
Kronologi Penangkapan
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi yang sedang berpatroli mencurigai sebuah mobil Fortuner karena tercium bau solar yang menyengat. Kecurigaan polisi terbukti ketika mereka menemukan bahwa tangki mobil tersebut telah dimodifikasi untuk menampung solar subsidi dalam jumlah besar.
“Jadi dia di bagasi itu bikin tangki penampung solar. Sementara pelaku sama barang bukti saya amanin ke induk. Itu solarnya ada 400 liter,” kata Kainduk PJR Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jajuli.
Siasat Pengangkutan Solar Subsidi
Kompol Ahmad Jajuli menjelaskan bahwa DP menggunakan modus operandi yang terorganisir. Ia berkeliling ke beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi solar subsidi. DP dilaporkan menggunakan lebih dari 25 kode barang atau barcode untuk melakukan pengisian bahan bakar bersubsidi tersebut.
“Mutar setiap pom bensin dapat 20 liter. Berapa pom bensin mutar aja,” ungkap Jajuli. Ia menambahkan bahwa DP juga membawa 17 pasang pelat nomor, mengindikasikan upaya untuk mengelabui petugas.
DP mengaku sedang menunggu pesanan saat ditangkap di Km 21 Tol Jagorawi. Ia menggunakan alat khusus yang terpasang di tangki mobilnya, termasuk pompa otomatis, untuk mempermudah proses pengisian.
Konsumsi Narkoba dan Upaya Kabur
Fakta mengejutkan terungkap saat petugas hendak melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap DP. Sopir tersebut kedapatan sedang mengonsumsi sabu.
“Begitu anggota dilihatin dan mobil berhenti, disamperin sama anggota saya malah lagi nyabu,” ujar Kompol Ahmad Jajuli.
Setelah diamankan di pos sekuriti, DP sempat berupaya melarikan diri. Ia mencoba kabur melalui celah kaca mobil dan terjatuh ke selokan. Namun, upaya pelariannya gagal dan ia berhasil ditangkap kembali oleh petugas sebelum akhirnya dibawa ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut.






