Serang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Banten menyebabkan Sungai Ciujung di Cikande, Serang, meluap pada Jumat (23/1/2026). Akibatnya, luapan air sungai tersebut menggenangi ruas Jalan Tol Jakarta-Merak, tepatnya di Kilometer (Km) 50.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten per Jumat pukul 15.30 WIB, ketinggian air luapan Sungai Ciujung telah memasuki area Km 50 Tol Cikande arah Merak. Kondisi ini sontak menimbulkan kepadatan lalu lintas yang cukup signifikan, memaksa para pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraannya.
Sungai Ciujung Sering Jadi Pemicu Banjir
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Banten, Juli Kristianto, menjelaskan bahwa banjir di ruas tol sekitar Km 50 hingga 60 merupakan kejadian yang kerap berulang.
“Penyebab banjir di tol sekitar Km 50 sampai 60 biasanya karena sungai di sekitarnya meluap saat hujan deras,” ujar Juli Kristianto dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa Sungai Ciujung secara spesifik sering menjadi pemicu utama banjir yang merendam ruas Tol Jakarta-Merak ketika debit airnya meningkat drastis hingga meluap ke badan jalan.
“Di sekitar Km 50, penyebab utama banjir yang paling sering dilaporkan adalah luapan Sungai Ciujung saat curah hujan tinggi,” tambahnya.
Titik Rawan Banjir Lainnya di Tol Tangerang
Juli Kristianto juga mengingatkan bahwa tidak hanya di Km 50 Tol Cikande, beberapa titik ruas jalan tol di wilayah Tangerang juga memiliki kerawanan serupa.
Hal ini disebabkan oleh potensi luapan sungai di area sekitar jalan tol yang dapat menggenangi badan jalan.
“Sungai Sabi di bagian Tol Jakarta-Tangerang, misalnya di Km 24, juga pernah menggenangi ruas tol karena luapan air saat hujan deras pada beberapa kejadian sebelumnya,” ungkapnya.





