Jakarta – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mencapai 79,9 persen. Angka ini berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia.
Detail Survei Kinerja Presiden
Survei tersebut dilaksanakan pada periode 15 hingga 21 Januari 2026, melibatkan 1.220 responden yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Margin of error survei ini adalah 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dengan responden dilakukan secara tatap muka, dan kualitas data dipastikan melalui quality control acak sebesar 20% oleh supervisor.
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa angka kepuasan ini relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026. Kisaran kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas gitu 79,9%. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden ya,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers daring, Minggu (8/2/2026).
Analisis Tingkat Kepuasan
Burhanuddin merinci bahwa responden yang menyatakan sangat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo berada di angka 13 persen. Sementara itu, mayoritas responden atau 66,9 persen mengaku cukup puas. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun kepuasan secara umum tinggi, basis pemilih yang menyatakan ‘sangat puas’ masih perlu ditingkatkan.
Berikut adalah rincian tingkat kepuasan responden:
- Sangat puas: 13%
- Cukup puas: 66,9%
- Kurang puas: 17,1%
- Tidak puas sama sekali: 2,2%
- Tidak tahu/Tidak jawab: 0,8%
“Kalau kita lihat di sini memang masih banyak yang mengatakan cukup puas, ya, tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13% ya. Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai begitu ya. Overall berada di kalau dijumlahkan dengan cukup puas ya masih lumayan 79,9%, tapi masih belum cukup kuat terutama dari basis pemilih yang mengatakan sangat puas,” tambah Burhanuddin.






