Drama mewarnai duel antara Inter Milan dan Juventus di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Pertandingan yang dimenangkan Inter Milan dengan skor 3-2 ini diwarnai keputusan kontroversial wasit Federico La Pena yang memberikan kartu merah kepada bek Juventus, Pierre Kalulu.
Detik-detik Momen Kontroversial
Insiden yang memicu perdebatan sengit terjadi pada menit ke-42. Kalulu menerima kartu kuning kedua, yang berujung kartu merah, setelah dianggap melanggar bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Pelanggaran ini terjadi setelah Kalulu sebelumnya juga mendapat kartu kuning pada menit ke-32 akibat pelanggaran terhadap Nicolo Barella.
Pelanggaran Kalulu terhadap Bastoni dinilai sangat ringan oleh banyak pihak, hanya berupa kontak fisik yang minim. Namun, wasit La Pena tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Kalulu. Momen ini semakin menjadi sorotan ketika Bastoni terlihat menunjukkan ekspresi kegirangan usai Kalulu diusir keluar lapangan.
Kecaman dari Berbagai Pihak
Keputusan wasit tersebut menuai kritik tajam, tidak hanya dari pendukung Juventus tetapi juga dari petinggi klub. Direktur Juventus, Damien Comoli, secara tegas menyayangkan keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya dan merusak citra sepak bola Italia.
“Sangat sulit menerima ketidakadilan seperti ini. Kita tidak bisa membicarakan sepakbola hari ini. Pelatih dan pemain sangat frustrasi setelah apa yang terjadi malam ini. Ini benar-benar tidak dapat diterima. Kita kehilangan tiga poin, tetapi sepakbola Italia kehilangan jauh lebih banyak,” ujar Comoli, mengutip ESPN.
Comoli menambahkan, “Pesan ini, pertama dan utama, ditujukan untuk para pendukung kami. Di Juventus, kita bersatu dalam melawan ketidakadilan dan kita tidak akan menyerah.”
Tidak hanya petinggi klub, Bastoni sendiri juga menjadi sasaran serangan netizen akibat reaksinya pasca Kalulu diusir. Wasit Federico La Pena pun tak luput dari kritik keras atas kepemimpinannya di pertandingan tersebut.
Dampak pada Klasemen
Kekalahan ini membuat Juventus tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 46 poin. Sementara itu, Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen dengan 61 poin, semakin dekat menuju gelar juara.
Sumber: 90Menit.ID






