Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang pada Minggu, 25 Januari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan optimalitas dan keberlanjutan pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Fokus Pemulihan Layanan Vital
Dalam peninjauan tersebut, AHY secara mendalam mengecek kondisi fasilitas rumah sakit yang terdampak bencana. Prioritas diberikan pada ruang-ruang layanan vital, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sebagian ruang rawat inap yang telah kembali beroperasi. AHY juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung agar RSUD Aceh Tamiang dapat kembali memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan maksimal kepada masyarakat.
AHY menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang dipimpin oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, beserta seluruh jajaran. Ia juga mengapresiasi pemerintah daerah dan seluruh elemen terkait yang telah bersinergi dalam upaya pemulihan infrastruktur layanan kesehatan di Aceh Tamiang. Kementerian PU dilaporkan turut berperan aktif dalam pembersihan lumpur dan memastikan ketersediaan air bersih untuk operasional rumah sakit.
Air Bersih dan Operasional IGD Kembali Normal
AHY memastikan bahwa ketersediaan air bersih telah kembali mengalir di sejumlah fasilitas rumah sakit dan memenuhi standar kesehatan. “Secara umum, instalasi di rumah sakit ini sebagian besar sudah bisa dibersihkan. Alhamdulillah IGD sudah beroperasi dengan baik, dan sebagian ruang rawat inap juga sudah berjalan. Tadi saya cek, air bersih di beberapa fasilitas sudah mengalir dengan deras dan bersih, meskipun masih diperlukan waktu untuk mengidentifikasi dan menangani kerusakan lainnya,” ujar AHY dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/01/2026).
Penjelasan tersebut disampaikan AHY pada Kamis (22/01). Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk terus mengawal proses pemulihan infrastruktur rumah sakit hingga berfungsi sepenuhnya. “RSUD Aceh Tamiang ini sudah bisa menampung dan melayani masyarakat. Namun, perbaikan total sejumlah instalasi masih harus dilakukan secara bertahap dan terukur. Jika bisa dipercepat, tentu akan kita dorong percepatannya,” tegas AHY.
Pemulihan RSUD Aceh Tamiang merupakan bagian krusial dari upaya pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang aman, berkelanjutan, dan berkualitas bagi masyarakat terdampak bencana. Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoordinasikan pemulihan infrastruktur dasar sebagai langkah menyeluruh mempercepat pemulihan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.
Pendamping
Dalam kunjungan kerja tersebut, AHY didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo beserta jajaran Kementerian PU, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, serta Direktur RSUD Aceh Tamiang dr. Andika Putra. Turut mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal; Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya; Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra; Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Irjen Pol Arif Rachman; serta Brigjen Rio Neswan.






