DELI SERDANG – Aksi tidak terpuji dilakukan seorang wanita di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ia kepergok mencuri uang sumbangan duka di rumah warga yang sedang berduka atas meninggalnya empat anggota keluarga akibat tertabrak kereta api. Peristiwa memilukan ini terjadi di Gang Arjuna, Dusun I Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, pada Kamis (22/1/2026).
Wanita Berpakaian Lengkap Melayat
Rumah duka tersebut merupakan tempat berkumpulnya keluarga dan kerabat untuk memberikan penghormatan terakhir bagi empat korban yang tewas dalam kecelakaan tragis dengan kereta api di Tebing Tinggi sehari sebelumnya. Pelaku, seorang wanita berusia sekitar 40 tahunan, terlihat mengenakan pakaian tertutup lengkap dengan penutup kepala, seolah-olah hendak ikut melayat.
Namun, niatnya untuk berbaur dengan para pelayat terungkap sebagai modus untuk melancarkan aksinya. Ia tertangkap basah saat mencoba mengambil uang sumbangan yang diletakkan di depan rumah duka.
Diamankan Warga dan Kepala Desa
Seorang warga yang melihat langsung kejadian tersebut, Siti, menceritakan kronologi penangkapan pelaku. “Dia tadi ngambil uang duka, dilihat warga, terus ditahan tangannya,” ujar Siti.
Aksi wanita tersebut segera diketahui oleh warga lain yang kemudian mengerumuninya. Untuk menghindari amukan massa dan menjaga situasi tetap kondusif, pelaku kemudian dibawa ke hadapan kepala desa yang kebetulan sedang diwawancarai oleh wartawan di lokasi.
Di hadapan kepala desa, wanita tersebut sempat mengucapkan permohonan maaf atas perbuatannya. Ia mengaku hanya mengambil uang sebesar Rp 30 ribu. “Rp 30 ribunya Pak,” ujarnya sambil memelas.
Diboyong ke Rumah Kepala Dusun
Meskipun telah meminta maaf, kekesalan warga tidak terbendung. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kepala desa bersama sejumlah warga lainnya memutuskan untuk memboyong pelaku ke rumah kepala dusun yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian. Selama proses pemboyongan, warga sempat menyoraki pelaku, menyuarakan kekecewaan atas tindakan yang dinilai sangat tidak pantas dilakukan di tengah suasana berduka.






