Kabar duka menyelimuti keluarga besar vokalis grup band Armada, Rizal. Anak keempat Rizal Armada, yang diberi nama Gamila Asyaira Putri Pradana, meninggal dunia dalam kandungan dan telah dimakamkan di TPU Jombang, Tangerang Selatan, pada Jumat (23/1/2026). Suasana haru mengiringi prosesi pemakaman tersebut.
Rizal Armada Berusaha Tegar
Rizal Armada, yang mengenakan pakaian koko serba hitam, tampak berusaha tegar saat memberikan sambutan di depan liang lahad putrinya. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada kerabat, sahabat, keluarga besar, serta rekan-rekan media yang hadir memberikan dukungan.
“Jazakumullah khair, terima kasih banyak dari hati terdalam buat saudara-saudara semua, teman-teman, sahabat, keluarga besar, teman-teman media juga. Jazakumullah khairan katsiran, semoga Allah membalas semua kebaikan teman-teman semuanya,” ujar Rizal Armada dengan nada suara bergetar di TPU Jombang, Tangerang Selatan, Jumat (23/1/2026).
Pemilik nama lengkap Tsandi Rizal Adi Pradana itu mengungkapkan bahwa kepergian putrinya merupakan takdir yang harus diterima dengan lapang dada. “Insyaallah kami ikhlas, kami rida atas ketentuan yang Allah kasih. Mohon doanya dari teman-teman semuanya, semoga saya, Monic, dan anak-anak semua selalu masuk dalam golongan orang-orang yang berprasangka baik atas ketentuan Allah,” ucapnya.
Kronologi Kepergian Gamila
Mendiang Gamila Asyaira Putri Pradana lahir melalui proses induksi normal pada Kamis (22/1) sekitar pukul 23.52 WIB. Namun, anak keempatnya itu telah meninggal dunia dari dalam kandungan pada usia 7 bulan.
Kejadian bermula ketika Rizal sedang berada di luar kota untuk urusan pekerjaan. Tiba-tiba, istrinya, Monica Imas, memberikan kabar melalui sambungan video call bahwa buah hati di dalam kandungan tidak menunjukkan adanya gerakan. Setelah diperiksa ke rumah sakit pada Selasa pagi, detak jantung janin sudah tidak ditemukan lagi.
Berdasarkan hasil medis, kondisi fisik janin dan ibu sebenarnya sangat baik selama kontrol rutin. Namun, takdir berkata lain saat ditemukan adanya masalah pada tali pusar.
“Setelah lahir baru ketahuan bahwa si adek itu bahasanya muntir-muntir. Jadi tali pusarnya itu kelilit,” terang Rizal.
Monica Imas Hadiri Pemakaman
Meskipun kondisi belum stabil pasca melahirkan dengan proses induksi, Monica Imas tetap hadir di pemakaman dengan pengawalan tim medis. “Kata dokter sama pihak rumah sakit semua masih under control cuman memang harus dijagain sama dokter sama suster untuk ngawal takut terjadi apa-apa di jalan bisa langsung segera ada tindakan,” pungkasnya.






