London – Liverpool harus puas bermain imbang 0-0 melawan Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium pada Jumat (9/1/2026). Meskipun tampil dominan dalam penguasaan bola, tim berjuluk The Reds ini kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Dominasi Tanpa Hasil
Liverpool mencatatkan 53 persen penguasaan bola, lebih unggul dari Arsenal yang hanya 47 persen. Namun, dominasi ini tidak berujung gol. Liverpool hanya mampu melepaskan tujuh tembakan, dan tidak ada satupun yang mengarah ke gawang.
Sebaliknya, Arsenal yang lebih sedikit menguasai bola justru memiliki serangan yang lebih berkualitas. Tuan rumah melepaskan delapan tembakan, dengan empat di antaranya tepat sasaran.
Analisis Arne Slot
Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan dalam menciptakan peluang ketika menghadapi tim yang bermain menunggu dengan pertahanan solid. Ia menilai hal ini menjadi titik lemah The Reds yang kembali terlihat dalam pertandingan melawan Arsenal.
“Saya sudah mengatakan 150 kali bahwa melawan gaya bermain tertentu, kami adalah tim yang sangat bagus, dan melawan gaya bermain tertentu kami kesulitan. Mungkin Anda bahkan bisa melihatnya hari ini, meskipun orang-orang sekarang bersikap positif karena kami menguasai bola begitu lama, tetapi bahkan melawan pertahanan rapat Arsenal pun kami kesulitan menciptakan peluang,” ujar Slot dikutip dari BBC.
Slot menambahkan bahwa perbaikan dalam aspek ini menjadi target utama timnya.
“Jadi itu adalah sesuatu yang ingin kami perbaiki. Itulah salah satu alasan mengapa kami tertinggal begitu banyak poin dari mereka,” jelasnya.
Posisi Klasemen
Hasil imbang ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Liga Inggris. Arsenal kokoh di puncak klasemen dengan 49 poin, unggul enam angka dari Manchester City di posisi kedua. Sementara itu, Liverpool tertahan di posisi keempat dengan 35 poin.
Sumber: 90Menit.ID






