New Delhi, India – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Kepolisian Republik Indonesia di kancah internasional. Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel, anggota Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, berhasil meraih medali emas dalam ajang Asian Rifle/Pistol Championship 2026 yang digelar di New Delhi, India. Keberhasilan ini tidak hanya sekadar kemenangan, tetapi juga mencatat sejarah baru dalam dunia menembak internasional.
Rekor Ganda di Nomor 25 Meter Rapid Fire Pistol Men
Tampil pada nomor 25 Meter Rapid Fire Pistol Men kategori individu, Briptu Fawwaz menampilkan performa luar biasa yang memadukan konsentrasi tinggi, kecepatan, dan ketepatan. Kompetisi yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 14 Februari 2026 ini menjadi saksi bisu kehebatan Briptu Fawwaz yang berhasil melampaui para pesaingnya dengan capaian fenomenal. Ia tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga berhasil memecahkan rekor dunia dan rekor Asia untuk nomor 25 Meter Rapid Fire Pistol Men kategori individu. Pencapaian ganda ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet menembak di lingkungan Brimob Polda Metro Jaya telah mencapai standar tertinggi yang diakui secara global.
Apresiasi dan Komitmen Brimob Polda Metro Jaya
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh Briptu Fawwaz. Menurutnya, medali emas serta rekor dunia dan Asia yang diraih adalah buah manis dari disiplin latihan yang konsisten dan ketekunan yang luar biasa.
“Keberhasilan mencetak rekor dunia dan Asia menunjukkan bahwa personel Brimob mampu bersaing di level internasional melalui kerja keras dan konsistensi latihan,” ujar Kombes Henik Maryanto, Jumat (13/2/2026). Ia menambahkan bahwa prestasi ini merupakan kebanggaan besar bagi institusi Polri sekaligus menjadi motor penggerak motivasi bagi seluruh anggota lainnya untuk terus berprestasi di bidang masing-masing.
Brimob Polda Metro Jaya memandang kemenangan di India ini sebagai energi positif untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ke depannya, komitmen untuk memperkuat pembinaan kemampuan personel, baik dalam tugas operasional di lapangan maupun di bidang olahraga prestasi, akan terus menjadi prioritas utama.






