Jakarta – Jhon Field (JF), pemilik PT Blueray, akhirnya menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah sempat melarikan diri saat operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus suap impor barang. JF kini telah resmi ditahan oleh KPK.
“Pasca menyerahkan diri, Tersangka JF langsung menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Selama pemeriksaan JF kooperatif dan menyampaikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan penyidik,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).
Jhon Field menyerahkan diri ke markas antirasuah pada Sabtu (7/2) dini hari. Setelah menjalani pemeriksaan, KPK memutuskan untuk menahan JF selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta.
“Usai pemeriksaan rampung, penyidik melakukan penahanan terhadap JF untuk 20 hari pertama,” tambah Budi.
Sebelumnya, KPK belum menahan Jhon Field yang telah ditetapkan sebagai tersangka karena ia sempat melarikan diri. KPK awalnya hanya menahan lima dari enam tersangka yang telah ditetapkan.
“Mungkin ada pertanyaan dari rekan-rekan, yang ditetapkan 6, yang ditahan 5. Kemana 1 lagi kan gitu kan? Satu lagi disaat kita akan temen-temen di lapangan akan lakukan tangkap tangan, itu sodara JF melarikan diri,” ungkap Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di KPK, Jakarta Selatan, Kamis (5/2).
KPK melakukan OTT terkait kasus ini pada Rabu (4/2). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan barang bukti senilai puluhan miliar rupiah dan menetapkan enam orang sebagai tersangka. Keenam tersangka tersebut adalah:
- Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026
- Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC)
- Orlando (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC)
- Jhon Field (JF) selaku Pemilik PT Blueray
- Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumen Impor PT Blueray
- Dedy Kurniawan (DK) selaku Manajer Operasional PT Blueray






