Kota Serang – Warga Lingkungan Singandaru, Kecamatan Serang, Kota Serang, bersama relawan dari Komunitas Peduli Sungai Banten, melakukan aksi gotong royong pada Minggu (11/1/2026) untuk memotong pohon yang tumbang melintang di tengah Sungai Cibanten. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya banjir saat debit air sungai mulai meningkat akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
Jaga Aliran Sungai Tetap Lancar
Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, menjelaskan bahwa pembersihan bantaran sungai merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk menjaga aliran Sungai Cibanten tetap lancar. Ia menyoroti bahwa pohon dan ranting yang menjalar ke sungai dapat mempersempit alur air dan menahan sampah, yang berisiko memicu banjir ketika debit air meningkat, terlebih dalam kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda Kota Serang.
“Ini bagian dari mitigasi banjir, apalagi wilayah ini padat penduduk dan berada dekat dengan aliran sungai,” ujar Lulu.
Lebih lanjut, Lulu menekankan pentingnya pembersihan vegetasi untuk mencegah erosi bantaran sungai. Jika tidak ditangani, permukiman warga yang berada di pinggir kali berpotensi terdampak banjir. “Kalau aliran air terhambat, arus bisa menggerus tebing sungai dan membahayakan permukiman warga,” jelasnya.
Semangat Kebersamaan Warga
Ketua RT 01/22 Lingkungan Singandaru, Kurniawan Junaidi, mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh warganya dalam kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa warga bergerak bersama untuk mencegah banjir dan menjaga lingkungan tempat tinggal mereka.
Kurniawan berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain, khususnya bagi warga yang tinggal di bantaran sungai. “Kami berharap Singandaru bisa menjadi pelopor bagi warga bantaran sungai lainnya agar ikut menjaga sungai,” tuturnya.






