Jakarta – Real Madrid harus menelan pil pahit pada debut pelatih baru mereka, Alvaro Arbeloa, setelah tersingkir dari babak 16 besar Copa del Rey. Bertandang ke Stadium Carlos Belmonte, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, Los Blancos takluk 2-3 dari tim divisi dua, Albacete.
Catatan Buruk Arbeloa
Kekalahan ini menempatkan Arbeloa dalam jajaran pelatih yang langsung menelan hasil minor di pertandingan pertamanya menukangi Real Madrid. Julen Lopetegui menjadi pelatih terakhir yang mengalami hal serupa, takluk 2-4 dari Atletico Madrid di Piala Super Spanyol pada 2018.
Dari sepuluh pelatih terakhir Real Madrid, hanya Lopetegui dan Arbeloa yang merasakan kekalahan di laga perdana mereka.
Arbeloa Tak Khawatir
Menanggapi hasil debutnya, Alvaro Arbeloa menyatakan tidak khawatir. Ia melihat kekalahan dari Albacete sebagai permulaan dan bagian dari proses menuju kesuksesan.
“Saya tidak pernah takut gagal. Saya tahu mereka yang ingin membesar-besarkan kekalahan ini. Kegagalan itu bagian dari proses menuju kesuksesan. Buat saya, itu bukan kebalikannya. Ini akan membuat saya lebih baik. Kami masih punya banyak hal untuk diperbaiki, tapi saya tidak takut gagal,” ujar Arbeloa, dikutip dari Marca.
Arbeloa menambahkan, “Saya sudah sering gagal selama hidup. Saya pernah tersingkir lebih buruk dari ini, dan saya tak sabar untuk segera berlatih bareng para pemain di Valdebebas besok.”
Real Madrid Cari Pelatih Baru?
Setelah tersingkir dari Copa del Rey dan sebelumnya kalah di Piala Super Spanyol dari Barcelona, Real Madrid kini hanya berjuang di LaLiga dan Liga Champions. Kekalahan di Piala Super Spanyol menjadi pemicu pemecatan Xabi Alonso.
Penunjukan Arbeloa sebagai pelatih baru masih menyisakan tanda tanya mengenai status kontraknya, apakah hanya sebagai caretaker hingga akhir musim atau permanen. Muncul rumor bahwa Real Madrid tengah memantau sosok pelatih lain.
Menurut laporan Fichajes yang dilansir detikSport, raksasa LaLiga itu tertarik pada Lionel Scaloni, pelatih Timnas Argentina yang membawa Lionel Messi juara Piala Dunia 2022. Karakter Scaloni dinilai cocok dengan profil Real Madrid. Namun, pelatih berusia 47 tahun itu belum memiliki pengalaman melatih klub, sebelumnya ia hanya menangani Timnas Argentina U-20.
Scaloni saat ini fokus mempersiapkan Albiceleste untuk Piala Dunia 2026. Potensi kepindahannya ke Real Madrid baru bisa terwujud setelah turnamen tersebut.
Tantangan di Santiago Bernabeu
Menjadi pelatih Real Madrid bukanlah tugas yang mudah, mengingat tuntutan untuk selalu meraih kemenangan dengan materi pemain bintang. Sosok Xabi Alonso dinilai gagal mengontrol ruang ganti dalam delapan bulan masa kepelatihannya, serta kurangnya kuasa untuk meredam ego para pemain bintang.
Sebelum memutuskan hengkang, Xabi Alonso dikabarkan berkonflik dengan Vinicius Jr. Ia juga disorot karena dianggap ‘menurut’ saat diperintah Kylian Mbappe meninggalkan lapangan setelah Barcelona mengangkat trofi Piala Super Spanyol.
Pertanyaan pun muncul, sosok pelatih seperti apa yang ideal untuk menangani Real Madrid saat ini? Apakah klub sebesar Los Galácticos terlalu didominasi oleh pemain bintangnya?
Simak obrolan mendalam mengenai topik ini dalam segmen d’Hattrick.
Sementara itu, di dalam negeri, detikSore akan menayangkan langsung jalannya evakuasi pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ali, yang hilang selama 17 hari. Jenazah Syafiq akan dibawa turun dari lereng puncak menuju rumah duka. Ikuti laporan langsung dari posko evakuasi di Gunung Slamet.
Selain itu, dalam segmen Sunsetalk, analis investasi asal Malaysia, Dato’ Dr. Nazri Khan, akan membagikan strategi trading saham. Nazri, yang memegang rekor World Cup Trading Championship Won In A Year, akan mengungkap rahasia tradingnya. Acara ini juga akan membahas analisis pergerakan pasar saham jelang penutupan IHSG.
Ulasan berita-berita hangat detikcom disiarkan langsung (live streaming) setiap Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.






