Berita

Delegasi Jepang Terkesan Kehangatan Warga Jateng dalam Kunjungan Kerja Sama Pengelolaan Danau

Advertisement

Semarang – Delegasi Prefektur Shiga, Jepang, melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah (Jateng) untuk menjajaki kerja sama pengelolaan danau. Selama berada di Jateng, delegasi tersebut merasakan kesan mendalam akan keramahan masyarakat setempat.

Kesan Mendalam Sambutan Warga

Takeshi Tominaga, Kepala Seksi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pariwisata, dan Tenaga Kerja Prefektur Shiga, menyatakan bahwa ini adalah kali pertama ia menginjakkan kaki di Jawa Tengah. Ia mengaku sangat terkesan dengan kehangatan yang ditunjukkan oleh masyarakat.

“Ini pengalaman pertama saya datang ke Jawa Tengah. Yang paling saya rasakan adalah kehangatan dari orang-orang di sini,” ujar Tominaga dalam keterangan yang diterima, Kamis (12/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Tominaga saat bertemu dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah pada Rabu (11/2). Menurutnya, sambutan hangat telah ia rasakan sejak tiba di bandara. Kesan tersebut semakin menguat ketika mereka mengunjungi Rawa Pening dan berinteraksi langsung dengan warga.

Pengalaman Sederhana yang Berkesan

Tominaga menceritakan sebuah pengalaman sederhana yang membekas baginya. Saat dalam perjalanan, kendaraan yang ditumpanginya berpapasan dengan warga yang sedang menggelar acara. Sopir rombongan memberi salam, dan warga membalasnya dengan ramah.

Advertisement

“Hal kecil seperti itu sangat berkesan bagi saya. Itu menunjukkan budaya yang luar biasa,” katanya.

Harapan Penguatan Kerja Sama

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap pertemuan ini dapat semakin mempererat hubungan antara Pemprov Jawa Tengah dan Pemerintah Jepang, khususnya Prefektur Shiga.

“Di Jawa Tengah, masyarakatnya ramah, alamnya indah, keamanannya terjamin, dan perizinannya mudah. Kami terus berkomitmen memberikan kemudahan berusaha bagi para investor,” ujar Luthfi.

Ia menambahkan bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi yang sangat strategis untuk investasi di Pulau Jawa. Dengan luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare dan jumlah penduduk sekitar 38 juta jiwa, potensi Jateng didukung oleh investasi dari berbagai negara, termasuk Jepang.

Advertisement