Partai Demokrat menyatakan akan bersikap sejalan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto terkait penentuan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) di masa mendatang. Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa partainya akan berada dalam satu barisan dengan Prabowo dalam menyikapi dinamika sistem Pilkada.
Demokrat Bersama Prabowo dalam Penentuan Sistem Pilkada
“Demokrat bersama Prabowo dalam penentuan sistem Pilkada ke depan. Partai Demokrat berada dalam satu barisan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam menyikapi sistem pemilihan kepala daerah,” ujar Herman Khaeron pada Selasa (6/1/2025).
Herman Khaeron menjelaskan bahwa baik pemilihan kepala daerah secara langsung maupun melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) merupakan mekanisme yang sah dalam sistem demokrasi Indonesia. Hal ini mengacu pada ketentuan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
“Sikap ini berangkat dari ketentuan Undang-Undang Dasar 1945 yang memberikan kewenangan kepada negara untuk mengatur mekanisme pemilihan kepala daerah melalui undang-undang. Karena itu, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD merupakan pilihan yang sah dalam sistem demokrasi Indonesia,” jelasnya.
Pilkada Lewat DPRD Jadi Opsi yang Patut Dipertimbangkan
Lebih lanjut, Herman Khaeron menyatakan bahwa Partai Demokrat memandang pemilihan kepala daerah oleh DPRD sebagai salah satu opsi yang patut dipertimbangkan secara serius. Pertimbangan ini didasarkan pada upaya memperkuat efektivitas pemerintahan daerah, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta menjaga stabilitas politik dan persatuan nasional.
Meskipun demikian, Herman menekankan pentingnya pembahasan yang matang mengenai sistem Pilkada. Ia berharap sistem yang nantinya diterapkan dapat mencerminkan semangat demokrasi dan partisipasi publik.
“Namun demikian, kami juga menegaskan bahwa Pilkada menyangkut kepentingan rakyat yang luas. Oleh karena itu, pembahasan kebijakan ini harus dilakukan secara terbuka, demokratis, dan melibatkan partisipasi publik, agar setiap keputusan yang diambil tetap mencerminkan kehendak rakyat dan semangat demokrasi,” tutur Herman Khaeron.
Demokrasi dan Persatuan Nasional Tetap Menjadi Prioritas
Partai Demokrat menegaskan bahwa prinsip utama mereka adalah memastikan demokrasi tetap hidup, suara rakyat dihormati, dan persatuan nasional senantiasa terjaga, terlepas dari mekanisme Pilkada yang dipilih.
“Bagi Partai Demokrat, prinsipnya jelas: apa pun mekanisme yang dipilih, demokrasi harus tetap hidup, suara rakyat harus tetap dihormati, dan persatuan nasional harus senantiasa dijaga sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.






