Berita

Dugaan Penistaan Agama, Polisi Segera Periksa Komika Pandji Pragiwaksono

Advertisement

Polda Metro Jaya akan segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap komika Pandji Pragiwaksono terkait laporan dugaan penistaan agama. Laporan ini muncul buntut dari materi stand up comedy berjudul ‘Mens Rea’.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak menyatakan bahwa tim penyelidik akan melakukan klarifikasi kepada semua pihak yang terkait. “Kawan-kawan penyelidik akan melakukan klarifikasi kepada masing-masing yang bersangkutan. Baik Pelapor, Saksi, maupun Saudara Terlapor,” kata Reonald kepada wartawan, Jumat (09/01/2026).

Meskipun belum merinci jadwal pasti pemeriksaan Pandji, Reonald menjelaskan bahwa saat ini pihaknya akan fokus memeriksa pelapor dan saksi yang diajukan. Analisis terhadap barang bukti, termasuk satu buah flashdisk berisi rekaman materi ‘Mens Rea’, juga akan dilakukan.

“Nanti kalau nanti hasilnya akan dilakukan gelar perkara, apakah ada unsur pidana atau tidak, nanti kita akan lihat dari hasil penyelidikan,” ujar Reonald.

Ia menambahkan, Polda Metro Jaya berkomitmen mengusut laporan ini secara transparan dan profesional, sesuai arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. “Setiap penyelidikan mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh jajaran Reserse Polda Metro Jaya dijamin pasti akan profesional, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.

Advertisement

Laporan terhadap Pandji Pragiwaksono dibuat oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Pelapor merasa materi yang disampaikan Pandji menimbulkan kegaduhan dan berpotensi memecah belah.

Pandji dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 300 dan/atau Pasal 301 KUHP dan/atau Pasal 242 KUHP dan/atau Pasal 243 KUHP. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto pada Kamis (08/01) menyatakan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama terkait pernyataan dalam acara ‘Mens Rea’.

Advertisement