Jakarta – Setelah empat bulan meninggalkan rumah dan tak lagi berkomunikasi intens, Insanul Fahmi akhirnya bersikap terkait kelanjutan pernikahannya dengan Wardatina Mawa. Meski di ambang perpisahan, Insanul Fahmi disebut enggan menjadi pihak pertama yang mengajukan gugatan cerai ke pengadilan.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto. Menurut Tommy, kliennya memilih menunggu langkah hukum dari pihak Wardatina Mawa. “Insanul tidak mau menggugat cerai Mawa. Biarkan Mawa yang menggugat,” kata Tommy Tri Yunanto kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).
Keputusan untuk tidak menggugat lebih dulu ini bukan tanpa alasan. Pihak Insanul Fahmi menilai Wardatina Mawa terkesan acuh dan tidak memprioritaskan penyelesaian konflik rumah tangga mereka. “Karena Mawa asyik dengan urusan sendiri dan menganggap masalah dengan Insanul tidak perlu,” jelasnya.
Tommy Tri Yunanto memaparkan bahwa secara hukum agama Islam, kondisi pisah rumah dan terputusnya komunikasi selama empat bulan sebenarnya sudah dapat dimaknai sebagai jatuhnya talak. Namun, secara administrasi negara, Insanul Fahmi tetap bersikap pasif dan menanti langkah Wardatina Mawa untuk mendatangi Pengadilan Agama. “Artinya, kalau dalam agama Islam selama empat bulan tidak ada hubungan antara suami dan istri serta tidak ada komunikasi yang baik, itu sudah dinyatakan talak,” terang Tommy Tri Yunanto.
Meski bersikukuh menunggu digugat, Insanul Fahmi disebut tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai suami dan ayah. Ia diklaim masih rutin memberikan nafkah kepada Wardatina Mawa dan anak mereka, meskipun pintu perdamaian di antara keduanya kini disebut hampir tertutup rapat. “Insanul masih menafkahi Mawa dan anaknya,” pungkasnya.
Konflik rumah tangga ini mencuat ke publik setelah Wardatina Mawa melaporkan Insanul Fahmi dan selebgram Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan. Wardatina Mawa menuding suaminya telah melakukan perselingkuhan hingga dugaan pernikahan siri tanpa sepengetahuannya.
Di sisi lain, Insanul Fahmi sempat tampil ke publik untuk menyampaikan permohonan maaf dan berupaya melakukan mediasi demi kepentingan anak-anak mereka. Namun, upaya tersebut tampaknya tidak membuahkan hasil. Hubungan keduanya terus merenggang hingga berujung pada pisah rumah selama empat bulan terakhir.
Kini, pihak Insanul Fahmi memilih bersikap pasif dengan memberikan batas waktu hingga bulan ini bagi Wardatina Mawa untuk menentukan langkah hukum terkait nasib pernikahan mereka.






