Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Meruya Sport Park yang berlokasi di Meruya Utara, Jakarta Barat, pada Kamis (12/2/2026). Fasilitas publik baru ini sebelumnya dikenal dengan nama Stadion Ki Amat, namun namanya diubah karena dinilai terlalu ‘berat’ dan kurang familiar bagi masyarakat.
Peresmian dan Alasan Perubahan Nama
Pramono Anung meresmikan Meruya Sport Park bersama Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah. Dalam sambutannya, ia menjelaskan alasan di balik penggantian nama tersebut. “Meresmikan pencanangan Meruya Sport Park, yang dulunya namanya Stadion Ki Amat, bukan kiamat, tapi Ki Amat. Yang kemudian, karena namanya terlalu berat, diubah menjadi Meruya Sport Park,” ujar Pramono.
Ia menambahkan bahwa kawasan sport park ini merupakan hasil renovasi dan penataan lahan seluas sekitar 2,2 hektare. Fasilitas yang sudah tersedia meliputi lapangan basket dan jogging track, dengan rencana penambahan fasilitas lain pada tahap lanjutan.
Anggaran dan Tahap Lanjutan Pembangunan
Pembangunan tahap pertama Meruya Sport Park telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 10,9 miliar. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membutuhkan tambahan sekitar Rp 12 miliar untuk menyelesaikan tahap kedua pembangunan.
Pramono Anung memberikan instruksi kepada Wali Kota dan Kepala Dinas Olahraga untuk segera menyiapkan perbaikan tahap kedua. “Saya kasih waktu satu bulan untuk menyiapkan,” tegasnya. Ia juga menyatakan bahwa jika tahap lanjutan tidak kunjung rampung, Pemprov DKI melalui Balai Kota akan turun tangan langsung menyelesaikannya.
Pramono menilai lokasi ini sangat strategis dan sering dimanfaatkan oleh warga untuk berbagai aktivitas. Ke depannya, Meruya Sport Park direncanakan akan dilengkapi dengan penerangan dan fasilitas pendukung lainnya agar dapat digunakan hingga malam hari. Selain itu, Pemprov DKI membuka peluang keterlibatan pihak swasta melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk kemungkinan penamaan fasilitas dengan nama sponsor.






