Berita

Gerombolan OTK Serang Pegawai Ritel di Jaksel, Pelaku Berupaya Ajukan Damai

Advertisement

Sejumlah orang tidak dikenal (OTK) yang terlibat dalam aksi penyerangan terhadap pegawai toko ritel di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kini berupaya menempuh jalur damai. Upaya mediasi tengah diupayakan oleh pihak terduga pelaku.

Upaya Mediasi Dilakukan

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan menyatakan bahwa pihaknya telah menerima upaya mediasi dari pihak terduga pelaku. “Jadi memang untuk yang di Pasar Minggu itu kejadiannya ada, dari pihak sana (terduga pelaku) ada upaya untuk mediasi, tapi masih belum,” ujar Kombes I Putu Yuni Setiawan, Selasa (3/2/2026).

Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan akan menangani kasus ini secara profesional. Proses mediasi, jika disepakati, haruslah menguntungkan kedua belah pihak. “Kita dari Polres profesional saja. Kalau dari mediasi, yang penting mediasinya win-win. Tetap kita profesional karena itu bukan delik aduan, tetap kita penanganan profesional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kombes I Putu Yuni Setiawan menambahkan bahwa terduga pelaku juga telah berupaya meminta maaf kepada para korban. Hal ini dilakukan mengingat adanya kerugian yang ditimbulkan akibat tindakan penyerangan tersebut. “Upaya itu ada, mereka masih berproses karena ada kerugian yang ditimbulkan. Mungkin itu masih dibicarakan sama mereka. Ada kerugian material atau apa mungkin masih dibicarakan,” ungkapnya.

Advertisement

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, polisi telah merinci kronologi kejadian penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekitar 7 orang OTK terhadap pegawai toko ritel. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih menjelaskan bahwa insiden bermula ketika sebuah mobil berwarna putih menabrak sepeda motor yang sedang terparkir di area tersebut. “Telah terjadi pemukulan yang dilakukan oleh beberapa orang tidak dikenal berjumlah sekitar 7 orang kepada beberapa karyawan. Kejadian bermula dari pengendara mobil warna putih menabrak sepeda motor yang diparkir,” kata AKBP Murodih, Senin (2/2/2026).

Setelah insiden tabrakan tersebut, terjadi cekcok mulut antara karyawan toko ritel dengan pengemudi mobil. Situasi memanas ketika pengemudi mobil tersebut kembali dengan membawa rombongan. “Terjadi cekcok mulut antara karyawan dengan pengemudi mobil tersebut. Tidak selang berapa lama datang mobil berwarna hitam dan turun beberapa orang laki-laki yang tidak dikenal berjumlah sekitar 7 orang langsung melakukan pemukulan ke beberapa karyawan,” jelasnya.

Advertisement