Berita

Gus Idror Maimoen Serukan Persatuan Kader PPP Jateng untuk Kebangkitan Partai Menuju 2029

Advertisement

Tokoh ulama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH Muhammad Idror Maimoen, yang akrab disapa Gus Idror, menyerukan pentingnya persatuan di kalangan kader partai dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Gus Idror menekankan teladan kepemimpinan dan kebersamaan dari Nabi Muhammad SAW.

Meneladani Ajaran Nabi

Gus Idror menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya berjalan di jalan yang benar dan menjaga kebersamaan. Ia mengibaratkan hal tersebut seperti sekelompok orang yang tetap bersatu dalam satu arah, tidak terpecah belah meskipun ada godaan untuk bergerak ke kanan atau ke kiri.

“Saya mencoba meneladani Nabi dengan mengembala secara diam-diam. Seperti yang disampaikan Rasulullah SAW, ada kelompok yang ketika bergerak ke kanan atau ke kiri, mereka tetap bersama dan tidak terpecah,” ujar Gus Idror pada Sabtu (7/2/2026).

Ia mengajak seluruh kader PPP untuk menjadikan Muswil sebagai momentum memperkuat persatuan demi kebangkitan partai menuju Pemilu 2029.

Semangat Kebersamaan Menuju Kemenangan

Lebih lanjut, Gus Idror mengucapkan selamat kepada PPP Jawa Tengah atas terselenggaranya Muswil. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengiringi proses tersebut dengan hati yang lapang dan ikhlas, serta memohon pertolongan Allah SWT. Hal ini sejalan dengan tema besar Muswil yang menekankan semangat kebersamaan, kekompakan, dan persatuan sebagai kunci menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

“Allah SWT akan menolong dan memenangkan kelompok-kelompok yang berada di jalan-Nya. Pertanyaannya, apakah kita sudah menjadi bagian dari kelompok itu dan menjalankan perintah Allah,” tuturnya.

Advertisement

Gus Idror menegaskan bahwa Muswil harus menjadi sarana untuk menyatukan langkah dan memperkuat ukhuwah di antara kader PPP, khususnya di Jawa Tengah. Ia berharap kebersamaan yang terbangun di daerah dapat menjadi titik awal kebangkitan PPP secara nasional.

“Muswil ini mari kita antarkan dengan kebersamaan. Dari Jawa Tengah inilah kebangkitan PPP kita mulai,” tegasnya.

Mengedepankan Kepentingan Partai

Di akhir pesannya, Gus Idror mengajak seluruh kader untuk menanggalkan perbedaan dan mengedepankan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Maka dari sekarang tidak ada lagi Bapak H. Muhamad Mardiono dan Agus Suparmanto, yang ada hanyalah PPP dengan menjaga kekompakan, ukhuwah, dan persaudaraan,” pungkasnya.

Advertisement