Berita

HA Akui Bunuh Anak Politikus PKS di Cilegon, Motif Perampokan Terungkap

Advertisement

Cilegon, Banten – Polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maman Suherman di Cilegon, Banten. Pelaku yang diketahui berinisial HA (31) dilaporkan telah mengakui perbuatannya.

Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah mewah di perumahan BBS 3, Cilegon, pada 16 Desember 2025. Korban, seorang bocah berusia 9 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di lantai satu rumah tersebut dengan 19 luka akibat senjata tajam dan benda tumpul.

Kasus ini sempat menyulitkan penyelidikan polisi karena minimnya saksi dan bukti. Kendala utama yang dihadapi adalah matinya sistem CCTV sejak tahun 2023 dan tidak adanya petugas keamanan di rumah mewah tersebut.

Polisi Interogasi Terduga Pelaku

Kapolsek Cilegon, AKP Firman Al Hamid, menyatakan bahwa HA (31) telah mengakui keterlibatannya dalam pembunuhan tersebut. Pengakuan ini didapat saat polisi melakukan interogasi sambil membawa pelaku berkeliling lokasi.

“Iya, jadi ketika ketangkep kita interogasi dibawa muter sambil interogasi ya itu mengakui melakukan (pembunuhan) di rumah haji Maman,” ujar AKP Firman Al Hamid, Minggu (4/1/2026).

Selain kasus pembunuhan, pelaku juga mengaku telah melakukan tiga kali aksi pencurian, termasuk di rumah politikus PKS tersebut. “Jadi ada beberapa TKP, itu 3 TKP, haji Maman, haji Rois, sama TKP satu lagi, 4 hari lalu,” tambahnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah alat yang diduga digunakan pelaku saat beraksi. Alat-alat tersebut meliputi kunci pas yang dimodifikasi menjadi obeng, senjata api mainan, dan pisau. Modus pelaku diduga kuat adalah perampokan.

Advertisement

HA diketahui merupakan seorang karyawan swasta yang berasal dari Palembang dan tinggal di perumahan Bumi Rakata, Cilegon. “Orang ini orang Palembang, tinggal Bumi Rakata,” ungkapnya.

Pelaku Ditangkap Saat Beraksi

Proses penangkapan HA berawal dari laporan warga mengenai aksi pencurian di rumah mantan anggota DPRD Cilegon, Roisudin Sayuri. Pelaku kepergok oleh asisten rumah tangga (ART) di rumah tersebut.

“Awalnya kita dapat info dari warga di sekitaran TKP rumahnya (anggota) Dewan Rois, karena ada orang yang masuk ke rumahnya Dewan, kepergok sama pembantu. Pembantu takut, teriak, kabur ke (dalam) rumah dan minta tolong ke warga, warga nelepon kami,” jelas AKP Firman Al Hamid, Sabtu (3/1).

Mendapatkan laporan tersebut, tim dari Polsek Cilegon bersama unit Brimob yang sedang bertugas di polsek segera mendatangi lokasi. Pelaku yang sempat mengunci diri di dalam rumah berhasil diamankan setelah polisi mendobrak pintu.

“Kemudian anggota kami dibantu Brimob meluncur ke TKP, begitu di TKP ada orang di dalam rumah itu, karena dia ngunci pintu, didobraklah pintu rumah itu,” tuturnya.

Setelah pelaku berhasil diamankan, tim dari Resmob Polda Banten dan Resmob Polres Serang turut mendatangi tempat kejadian perkara untuk pengembangan lebih lanjut. “Tidak lama kemudian setelah Tersangka diamankan, ada dari Resmob Polda dan Polres. Akhirnya diamankan dan kami serahkan ke Resmob Polda dan Polres untuk dikembangkan,” pungkasnya.

Advertisement