Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menilai performa tim kesayangannya di Liga Inggris musim ini terganggu oleh hilangnya keseimbangan. Hingga pekan ke-22, The Reds tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal, dan kini berada di peringkat keempat dengan 36 poin.
Posisi Liverpool Terancam
Posisi Liverpool di zona Liga Champions pun belum aman. Lima tim di bawahnya hanya berjarak maksimal tiga poin, menunjukkan betapa ketatnya persaingan di papan atas.
Carragher, dilansir dari Sky Sports, mengemukakan bahwa kelemahan utama Liverpool musim ini terletak pada keseimbangan tim yang dinilainya tidak tepat sejak awal musim. “Keseimbangan tim tidak tepat sejak awal musim. Liverpool bagus dalam menyerang tetapi membiarkan diri mereka terbuka,” ujarnya.
Pertahanan Rapuh Jadi Sorotan
Statistik menunjukkan bahwa Liverpool telah kebobolan 29 kali dari 22 pertandingan, sebuah catatan terburuk di antara tim-tim yang menghuni posisi empat besar klasemen. Meskipun Liverpool melakukan belanja besar untuk mendatangkan penyerang seperti Isak, Wirtz, dan Ekitike, perhatian terhadap lini belakang dinilai kurang. Pembelian bek muda berusia 19 tahun, Giovanni Leon, terpaksa menepi semusim penuh akibat cedera ACL.
Upaya Manajer Arne Slot
Carragher mengakui bahwa manajer Arne Slot tengah berupaya membenahi masalah keseimbangan ini, meskipun belum sepenuhnya berhasil. “Manajer Arne Slot memang sudah pelan-pelan membenahi soal keseimbangan, walau belum sepenuhnya berhasil,” kata Carragher.
Ia menambahkan, “Akan selalu jadi dilema bagi tiap manajer soal keseimbangan antara serangan dan pertahanan. Yang pasti, Liverpool terlalu membiarkan diri mereka terbuka.”
Sumber: 90Menit.ID






