Selebriti

Jessica Iskandar Puji Keberanian Aurelie Moeremans Ungkap Kisah Kelam Child Grooming

Advertisement

Jakarta – Artis Jessica Iskandar memberikan apresiasi mendalam kepada Aurelie Moeremans yang baru-baru ini memilih untuk terbuka mengenai pengalaman traumatis di masa lalunya. Sebagai sesama perempuan dan rekan sesama pekerja seni, Jessica, yang akrab disapa Jedar, mengaku sangat mengagumi keberanian Aurelie.

Salut atas Ketangguhan Aurelie

Jedar menilai bahwa apa yang telah dilalui Aurelie bukanlah perkara mudah. Namun, ia melihat keberhasilan Aurelie untuk bangkit dari keterpurukan tersebut sangat layak mendapatkan pujian.

“Melihat ceritanya pastinya untuk bisa berada di posisi sekarang, Aurelie, sudah hebat banget. Bisa bangkit, ibaratnya sudah jatuh tapi bisa naik ke anak tangga tertinggi. Jadi big applause buat Aurelie,” ujar Jessica Iskandar saat ditemui awak media di Studio Pagi-Pagi Ambyar, Trans TV, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/1/2026).

Berani Bicara Lepaskan Belenggu Trauma

Ibu dua anak ini menyadari bahwa menceritakan kembali pengalaman pahit atau true story yang menyakitkan membutuhkan kekuatan mental yang luar biasa. Menurutnya, keberanian Aurelie untuk bersuara menandakan bahwa sang aktris kini telah menemukan kebahagiaan dan terlepas dari belenggu trauma masa lalu.

“Mungkin nggak mudah untuk share, tapi kan mungkin momennya Aurelie sudah bahagia. Hebat banget sudah bisa share,” lanjutnya.

Advertisement

Inspirasi untuk Refleksi Diri

Dukungan Jessica tidak hanya sebatas pujian. Ia mengaku cerita Aurelie justru membuatnya melakukan refleksi diri. Jessica bahkan merasa terdorong untuk lebih berani menghadapi trauma masa kecilnya sendiri setelah melihat keterbukaan Aurelie.

“Dengan Aurelie berani speak up itu, aku jadi kayak ‘Oh iya dulu aku pernah mengalami hal yang nggak sekejam yang dialami Aurelie, tapi momen itu bikin aku trauma juga’,” ungkap Jedar.

Pentingnya Dukungan Antar Perempuan

Bagi istri Vincent Verhaag ini, semangat women support women sangatlah krusial di era digital saat ini. Aksi saling berbagi cerita antar perempuan dapat menjadi sarana untuk saling menguatkan dan mengurangi beban mental.

“Dengan cerita kita bisa melepaskan. Jadi nggak ditanggung sendiri tapi dibagi-bagi,” pungkasnya.

Advertisement