Jakarta – Tim Pramac Racing membuka pintu lebar-lebar jika Jorge Martin memutuskan untuk kembali di masa depan, menyusul kabar kurang sedap terkait kariernya di Aprilia. Martin pernah menghabiskan empat musim yang gemilang bersama Pramac, di mana ia berkembang dari pebalap yang mulai kompetitif menjadi penantang gelar juara dunia.
Puncak Karier Bersama Pramac
Pencapaian tertinggi Martin bersama Pramac terjadi pada musim 2024, di mana ia berhasil mengungguli rider Ducati pabrikan, Francesco Bagnaia, untuk meraih gelar juara dunia MotoGP. Ia mencetak sejarah sebagai rider tim satelit pertama yang meraih gelar juara dunia di era MotoGP modern, sebuah prestasi yang membuatnya dijuluki ‘Martinator’.
Peruntungan Berubah di Aprilia
Namun, nasib Jorge Martin berubah drastis setelah kepindahannya ke Aprilia pada tahun lalu. Pebalap berusia 28 tahun tersebut mengalami cedera berkepanjangan yang menghambat performanya. Kini, santer beredar kabar bahwa ia akan pindah ke Yamaha pabrikan pada musim 2027.
Pernyataan Bos Pramac
Bos Pramac, Gino Borsoi, menyatakan bahwa pihaknya akan sangat senang jika bisa kembali bekerja sama dengan Jorge Martin. Ia membandingkan potensi duet Martin dengan Toprak Razgatlioglu sebagai tim yang hebat, serupa dengan kolaborasi Toprak dengan Jack Miller di musim ini.
“Anda kan enggak akan pernah tahu di dalam hidup, karier seorang pebalap itu kan pendek, tapi penting bagi seorang rider untuk pergi ke tim di mana mereka merasa nyaman,” ujar Borsoi seperti dikutip dari Motosan.
Borsoi menambahkan, “Saya tidak mengatakan bawa dia tidak merasa nyaman di Aprilia, jauh dari itu, tapi jika dia mau kembali ke tempat di mana keluarga dia berada… kami akan menyambut dia dengan tangan terbuka.” Pernyataan ini mengindikasikan adanya kemungkinan comeback Jorge Martin ke tim yang membesarkannya.
Video terkait potensi comeback Jorge Martin di MotoGP Ceko juga telah beredar, menambah spekulasi mengenai masa depan pebalap asal Spanyol tersebut.






