Berita

Kakorlantas Polri Matangkan Persiapan Operasi Ketupat Usai Sukses Amankan Nataru

Advertisement

JAKARTA, Jumat (09 Januari 2026) – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menginstruksikan jajarannya untuk segera mengalihkan fokus pada persiapan Operasi Ketupat setelah keberhasilan pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menekankan pentingnya peran Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) dalam mengidentifikasi potensi persoalan dan menghadirkan inovasi demi optimalisasi pelayanan.

Fokus pada Inovasi dan Kemanusiaan

Irjen Agus Suryonugroho menyatakan bahwa kesiapan menghadapi Operasi Ketupat harus dimulai segera setelah Nataru usai. “Saya minta para Direktur Lalu Lintas bisa mengidentifikasi persoalan-persoalan dan bisa melakukan inovasi-inovasi, ini sangat menjadi pola pikir kita untuk bisa mempersiapkan yang terbaik,” ujar Kakorlantas.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kakorlantas menyoroti pentingnya kegiatan yang bersifat kemanusiaan. Rencananya, akan didirikan pos-pos pelayanan di sepanjang jalan tol dan dilakukan pembagian takjil bagi masyarakat. “Saya sudah beberapa kali diskusi dengan para PJU bahwa langkah-langkah apa yang mesti dilakukan. Ada kegiatan yang sifatnya kemanusiaan. Jadi nanti ada pos-pos pelayanan sepanjang jalan tol. Ada pembagian takjil dan lain sebagainya,” tambah Kakorlantas.

Foto: Dok. Istimewa

Evaluasi dan Pendekatan Revolusioner

Kakorlantas juga meminta seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat tahun sebelumnya. Pendekatan yang masif dan cara bertindak yang revolusioner dinilai krusial untuk meningkatkan indikator keberhasilan operasi di masa mendatang.

“Silakan nanti rekan-rekan mengevaluasi tahun lalu gunakan cara-cara yang masif, dan cara bertindak revolusioner untuk bisa betul-betul nanti menyimpulkan indikator daripada keberhasilan Operasi Ketupat itu lebih baik,” jelasnya.

Advertisement

Saran Program Mudik Gratis

Menyikapi tingginya pengguna kendaraan roda dua, Kakorlantas menyarankan pemerintah untuk memperbanyak program mudik gratis, khususnya menggunakan kereta api yang dapat mengangkut kendaraan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi aktivitas kendaraan roda dua di jalan dan menekan angka kecelakaan.

“Jadi aktivitas kendaraan roda dua di jalan bisa berkurang. Tentunya nanti kecelakaan juga berkurang. Ini dari tingkat pusat. Tingkat wilayah silakan, hal-hal yang sudah dilakukan tahun lalu, baik yang ada di Jabar, yang di luar Jawa, yang di Jawa Tengah, Jawa Timur. Jadi ide-ide untuk melayani masyarakat dan kita dekat dengan masyarakat, tolong dipersiapkan mulai sekarang,” tegas Irjen Agus.

Konsistensi dan Ketahanan Personel

Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya konsistensi dan ketahanan seluruh personel dalam mengelola Operasi Ketupat. Meskipun penuh tantangan, jajaran diminta untuk tidak lelah menjalankan lima agenda besar operasi yang harus dikendalikan secara optimal. Rencana dan terobosan yang disusun akan kembali dibahas dalam rapat lanjutan.

“Jadi ini, ini juga terobosan yang rencana harus kita lakukan. Nanti akan kita rapatkan lagi. Oleh sebab itu rekan-rekan, kita tidak boleh capek memang. Kita tidak boleh lelah untuk bisa mengelola ini. Karena sudah jelas, 5 agenda besar operasi yang kita kendalikan,” pungkasnya.

Advertisement