Berita

Kapolri Ajak Ribuan Kader GP Ansor-Banser Kompak Kawal Misi Asta Cita Presiden Prabowo

Advertisement

Bantul – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak ribuan kader Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Barisan Serbaguna (Banser) untuk bersinergi mengawal program besar pemerintah yang tertuang dalam misi Asta Cita. Ajakan ini disampaikan dalam rangka menyukseskan visi Presiden dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan arahan dalam pembukaan Latihan Instruktur dan Kursus Pelatih II di Lapangan SPN Selopamioro, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (14/2/2026). Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum PP GP Ansor H Addin Jauharudin, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, dan Kasatkornas Banser HM Syafiq Syauqi. Turut hadir pula para alim ulama serta pimpinan wilayah GP Ansor dari Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Pembukaan acara dihadiri oleh sekitar 5.000 kader GP Ansor-Banser yang berasal dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dalam arahannya, Kapolri memaparkan kondisi global yang dinilainya tidak menentu.

Tantangan Global dan Survivalisme

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan gambaran mendalam mengenai situasi internasional yang diwarnai berbagai konflik dan peperangan antarnegara besar demi menjaga hegemoni serta cadangan energi. Ia menyoroti ketegangan antara Palestina dan Israel, penangkapan Presiden Venezuela, serta memanasnya hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran, serta negara-negara regional seperti Thailand dan Kamboja.

Menurut Kapolri, situasi global ini telah memicu perubahan dinamika di mana banyak negara mulai meninggalkan prinsip hukum internasional (rule of law) dan beralih ke pendekatan proteksionis demi menyelamatkan diri masing-masing. “Bapak Presiden biasa mengistilahkan bahwa kita saat ini sedang menghadapi aliran baru yaitu survival,” ujar Kapolri, mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai ketatnya persaingan antarnegara.

Kapolri melanjutkan, Indonesia sebagai negara besar harus bersiap menghadapi fenomena tersebut dan mampu bersaing dalam lanskap global yang semakin tajam. Ia mengapresiasi upaya Presiden Prabowo yang dalam setiap kunjungannya selalu mengedepankan politik bebas aktif untuk menjaga bangsa.

Advertisement

“Dan alhamdulillah dengan kerja keras dari seluruh elemen bangsa saat ini di tengah situasi global yang tidak menentu di mana pertumbuhan ekonomi dunia saat ini masih stagnan bahkan turun di angka 2,6%. Inflasi global juga saat ini masih tinggi. Alhamdulillah Indonesia saat ini dalam kondisi yang relatif stabil dan jauh lebih baik. Pertumbuhan ekonomi kita saat ini berada di angka 5,11%,” jelas Jenderal Sigit.

Peran Ansor-Banser dalam Misi Asta Cita

Dalam arahannya, Jenderal Sigit menekankan pentingnya peran kader Ansor-Banser sebagai elemen bangsa untuk menyukseskan visi Presiden dalam menghadapi tantangan global. Pemerintah saat ini berfokus pada program prioritas untuk memperkuat kedaulatan nasional.

“Pemerintah saat ini sedang menjalankan program besar Asta Cita dan saat ini ada program prioritas yang kita mendorong swasembada pangan, kita mendorong ketahanan pangan,” ujar Kapolri.

Selain ketahanan pangan, Kapolri menjabarkan bahwa misi pemerintah juga mencakup swasembada energi serta pengembangan ekonomi hijau dan biru. Ia menegaskan bahwa seluruh kekayaan alam Indonesia harus dikelola secara mandiri untuk membangun kekuatan ekonomi yang besar.

Advertisement