Berita

Kecelakaan Maut Tol Batang: Voxy dan Mercy Ringsek Tertimbun Besi, Satu Tewas

Advertisement

Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Tol Batang-Semarang KM 354+200, Minggu (4/1/2026) pagi, merenggut satu nyawa dan menyebabkan dua kendaraan mewah mengalami kerusakan parah. Insiden yang melibatkan truk trailer bermuatan besi, minibus Toyota Voxy, dan sedan Mercedes-Benz ini terjadi sekitar pukul 10.22 WIB di wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan, kecelakaan bermula ketika truk trailer Hino L 8524 UN yang dikemudikan Jumali, warga Rembang, dengan muatan 55 ton besi eser ulir, mengalami insiden yang menyebabkan muatannya tumpah. Muatan besi tersebut kemudian menimpa dan menghantam dua kendaraan di belakangnya, yakni Toyota Voxy B 2826 TYL yang dikemudikan Parimin (67), warga Tangerang, dan sedan Mercedes-Benz B 212 DHM yang dikendarai Saipullah (64), warga Cibubur.

Kerusakan Parah dan Proses Evakuasi

Toyota Voxy dilaporkan mengalami kerusakan paling parah. Bagian depan dan kabin sebelah kiri minibus tersebut remuk akibat tertimpa material beton dan dihantam truk. Atap kabin Voxy juga ringsek parah karena tertimpa tumpukan besi muatan truk. Kondisi ini sempat menyulitkan proses evakuasi korban. Sedan Mercedes-Benz yang berada di belakang Voxy nyaris tak terlihat karena tertimbun muatan besi. Beruntung, tumpahan besi tersebut agak tertahan oleh beton pembatas jalan tol.

Advertisement

Petugas gabungan harus bekerja ekstra keras untuk mengevakuasi para korban. Mereka mengangkat atap kabin Voxy dengan bantuan crane untuk menciptakan ruang gerak. Petugas bahkan terpaksa memotong pilar kabin demi mengeluarkan korban. Seluruh kendaraan yang terlibat kemudian dievakuasi menuju Gerbang Tol (GT) Kandeman.

Enam Korban, Satu Meninggal

Akibat insiden mengerikan ini, dilaporkan ada enam korban. Satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka dan segera mendapatkan penanganan medis. Detail lebih lanjut mengenai identitas korban dan kondisi luka mereka belum dirinci lebih lanjut.

Advertisement