Seorang pria berinisial ASJ (22), yang selamat dalam insiden tragis tewasnya seorang ibu dan dua anaknya di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kondisi ini menyebabkan ASJ belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Korban Selamat Masih Dirawat
“Satu korban yang selamat saat ini masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati sehingga belum dapat dimintai keterangan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, dilansir Antara pada Selasa (20/1/2026).
Tiga orang dari satu keluarga tersebut ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026). ASJ juga ditemukan berada di dalam rumah kontrakan tersebut dan segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Proses Penyelidikan Berlanjut
Kombes Budi menjelaskan bahwa kasus ini masih dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara. Penyelidikan menunggu hasil pemeriksaan dari tim dokter forensik.
“Sementara hasil Labfor yang telah dilakukan sedang dicocokkan dan diteliti lebih lanjut dengan hasil kedokteran forensik di RS Polri Kramat Jati,” tambahnya.
Pihak kepolisian telah melakukan gelar perkara bersama Laboratorium Forensik (Labfor) dan Dokter Forensik (Dokfor) terkait temuan di tempat kejadian perkara (TKP) kasus tewasnya tiga orang tersebut. Gelar perkara ini bertujuan untuk membahas temuan fakta di TKP, serta menyampaikan hasil otopsi dan uji laboratorium untuk menyimpulkan penyebab kematian para korban.
Meskipun demikian, Kombes Budi belum merinci kapan tepatnya gelar perkara tersebut akan dilaksanakan dan kapan hasil temuan di TKP akan disampaikan kepada publik.
10 Saksi Telah Diperiksa
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa 10 saksi terkait kasus tewasnya ibu dan dua anaknya serta satu anak lain yang ditemukan dalam kondisi kritis di kontrakan tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, menyatakan bahwa pemeriksaan saksi masih terus dilakukan untuk mendalami kasus ini. “Total 10 saksi yang sudah diperiksa dalam kasus ini. Kami masih memperbanyak pemeriksaan saksi,” kata AKBP Onkoseno di Jakarta, Senin (5/1/2026).






