Kawasan apartemen di Jakarta Selatan yang menjadi lokasi ditemukannya selebgram Lula Lahfah dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (23/1) kini telah kembali kondusif. Aktivitas warga di sekitar lokasi tersebut dilaporkan berjalan normal.
Proses Olah TKP Selesai
Petugas keamanan apartemen memastikan bahwa seluruh proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang berkaitan dengan meninggalnya Lula Lahfah telah rampung. Penanganan di lokasi kejadian sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polres Metro Jakarta Selatan.
Salah seorang petugas keamanan apartemen, Anwar, menyatakan bahwa tidak ada lagi aktivitas kepolisian di unit apartemen Lula Lahfah. “Sudah, sudah selesai semua. Dari hari itu juga udah selesai,” ujar Anwar dengan lugas pada Rabu (28/1).
Pengamanan Tetap Ketat
Meskipun aktivitas penghuni telah berjalan seperti biasa, pengamanan di area apartemen tetap diberlakukan secara ketat. Setiap kendaraan maupun pejalan kaki yang hendak memasuki area apartemen wajib melalui pemeriksaan oleh petugas keamanan.
Pemeriksaan Saksi dan Temuan Polisi
Seluruh hal terkait meninggalnya Lula Lahfah kini telah diserahkan kepada pihak Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi diketahui telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Asisten Rumah Tangga (ART), manajer, asisten, hingga kekasih Lula Lahfah, Reza Arap.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh selebgram berusia 26 tahun tersebut. Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan juga menemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan dari rumah sakit di unit Lula pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB.






