LUWU, Sulawesi Selatan – Aksi kekerasan jalanan terjadi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Senin (26/1/2026) dini hari. Sebanyak tujuh pemuda mengeroyok dan melakukan pelemparan batu serta menyiramkan air kopi panas ke arah mobil yang ditumpangi sebuah keluarga. Akibatnya, istri dan dua anak korban mengalami luka.
Peristiwa ini bermula ketika korban, Andi Reski (37), yang sedang mengemudikan mobil bersama istri dan ketiga anaknya, mencari jalan alternatif. Demo yang menutup akses jalan utama di Luwu memaksanya memilih rute lain melalui Lorong Karumbing, Desa Marabuana, Kecamatan Walenrang Selatan.
Saat melintas, korban diteriaki karena diduga menyenggol seorang pengendara motor. “Korban berlima di dalam mobil, dikemudikan oleh Andi Reski (37) dan ada juga istrinya serta ketiga anaknya. Dalam perjalanan, korban diteriaki karena hampir menabrak (menyenggol) pengendara motor jenis CR-V warna merah-hitam tanpa pelat dan korban berhenti meminta maaf,” kata Kanit Reskrim Polsek Walenrang, Ipda Irfan Natsir, kepada detikSulsel, Rabu (28/1/2026).
Setelah insiden tersebut dan merasa masalah selesai, korban melanjutkan perjalanannya. Namun, para pelaku ternyata membuntuti mobil korban hingga ke Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara. Di lokasi tersebut, mobil korban dihentikan secara paksa dengan cara dilempari batu.
“Pelaku datang dan langsung melakukan pelemparan menggunakan batu dan mengenai kaca mobil sebelah kanan dan saat itu pun korban (sopir) langsung dipukul menggunakan batu sebanyak 1 kali,” ujar Ipda Irfan Natsir.
Tidak berhenti di situ, pelaku lain turut melakukan pelemparan batu. Puncak kekejaman terjadi ketika salah seorang terduga pelaku menyiramkan air kopi panas yang dibawa dalam termos ke dalam mobil. “Kemudian teman pelaku juga melakukan pelemparan batu ke arah mobil korban dan ada juga salah seorang teman terduga pelaku melakukan penyiraman menggunakan air kopi panas di dalam sebuah termos air dan mengenai istri dan anak pelapor,” tambahnya.






