Berita

Mendagri Tito Karnavian Pimpin Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera, Target Kerja Cepat

Advertisement

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Penunjukan ini menandai langkah awal pemerintah dalam memulihkan kondisi pascabencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera.

Struktur dan Langkah Awal Satgas

Tito Karnavian menyatakan akan segera menggelar rapat untuk menentukan struktur dan langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh Satgas. “Jadi, saya akan rapat berdua untuk menentukan apa langkah-langkah dan struktur,” ujar Tito di Hambalang, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Tugas utama Satgas ini mencakup pemulihan seluruh aspek kehidupan masyarakat yang terdampak bencana. Hal ini tidak hanya terbatas pada infrastruktur, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, pemerintahan, dan fasilitas kesehatan. “Ya melihat apa yang darurat mulai pemulihan infrastruktur, pendidikan, pemerintahan pembangunan jalan, kemudian masalah perumahan, kemudian masalah fasilitas kesehatan, pelayanan publik, ya semua,” jelasnya.

Cakupan Wilayah dan Penegasan Target

Satgas yang dipimpin Tito akan fokus pada pemulihan pascabencana di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Untuk bencana di daerah lain, penanganannya masih berada di bawah kewenangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Ini bencana Sumatera. 3 provinsi 52 kabupaten kota. (Daerah lain) masih BNPB,” tegas Tito.

Mengenai target waktu pemulihan, Tito menekankan bahwa tidak ada target spesifik yang ditentukan. Namun, ia memastikan bahwa seluruh tim akan bekerja secepat mungkin untuk mengembalikan kondisi normal. “Target tidak. Tidak ada target tapi ya tentu kita akan bekerja secepat mungkin,” tuturnya.

Advertisement

Susunan Satgas dan Pertimbangan Penunjukan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas. Wakil Ketua Satgas dijabat oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, sementara Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bertindak sebagai Dewan Pengarah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan di balik penunjukan Tito sebagai ketua. “Beliau menunjuk Bapak Tito Karnavian Mendagri sebagai ketua satgas yang didamlingi wakil ketua satgas Bapak Richard Tampubolon kemudian dibantu dewan pengarah yang akan diketuai Menko PMK,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di lokasi yang sama.

Prasetyo menambahkan bahwa kapasitas Tito sebagai Menteri Dalam Negeri yang memiliki kewenangan mengelola unsur kewilayahan menjadi pertimbangan utama. Hal ini diharapkan dapat mempermudah koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam upaya pemulihan. “Jadi pertimbangannya karna bencana kali ini yang terdampak di 3 provinsi yang cukup luas dan dalam kapasitas beliau sebagai menteri dalam negeri, Bapak Presiden memilki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah mendagri dapat dikoordinasilan lebih baik,” pungkasnya.

Advertisement