Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menanggapi deklarasi Gerakan Rakyat yang bertekad mendukung Anies Baswedan maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Saan menyatakan bahwa gelaran pemilu masih jauh dan belum menjadi fokus utama partainya saat ini.
Fokus Membantu Pemerintahan Prabowo
“Pemilunya masih lama, kita masih belum memikirkan 2029. Sekarang kita masih fokus karena kita bagian dari pemerintahan Pak Prabowo kita masih fokus ya bagaimana kita, NasDem, membantu pemerintah,” ujar Saan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).
Saan menekankan bahwa NasDem saat ini memprioritaskan dukungannya untuk kelancaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Partainya berkomitmen untuk membantu program-program prioritas pemerintah agar dapat berjalan efektif.
“Agar program-program dan kebijakan strategis dan prioritas pemerintah ini bisa jalan. Jadi NasDem fokus membantu,” ungkapnya.
Menyambut Baik Deklarasi Gerakan Rakyat
Meskipun demikian, Saan Mustopa menyambut baik langkah Gerakan Rakyat yang telah mendeklarasikan diri untuk menjadi partai politik. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari hak setiap warga negara.
“Ucapin selamat lah ya kepada Gerakan Rakyat sudah menjadi partai dan itu memang menjadi haknya warga negara ya membuat partai dan sebagainya. Jadi kita ucapkan selamat,” katanya.
Gerakan Rakyat Siap Menjadi Partai Politik
Sebelumnya, organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat secara resmi mendeklarasikan kesiapannya untuk bertransformasi menjadi partai politik pada tahun ini. Langkah ini diambil setelah ormas tersebut menggelar rapat kerja nasional (rakernas).
Tujuan utama pembentukan partai ini adalah untuk mengusung Anies Rasyid Baswedan sebagai Presiden Republik Indonesia di masa mendatang.
“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dalam siaran langsung YouTube Gerakan Rakyat, Minggu (18/1/2026).
Sahrin Hamid menambahkan bahwa perjuangan Gerakan Rakyat sejak tahun 2023 telah menumbuhkan harapan yang semakin tinggi. Ia menetapkan bahwa ormas ini akan resmi menjadi partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat.
“Dan di awal 2026 kita mencatatkan bahwa persaudaraan atau perkumpulan Gerakan Rakyat ini melalui rapat kerja nasional, telah menetapkan berdirinya partai politik dan partai itu adalah Partai Gerakan Rakyat,” katanya.
Ia menyadari bahwa proses pendirian partai politik di Indonesia bukanlah hal yang mudah.
“Tentunya bukanlah sebuah perjuangan yang ringan, kita semua sadar bahwa mendirikan partai politik di Indonesia ini dan mungkin bisa dicek di seluruh negara barangkali, pendirian partai politik di Indonesia adalah penuh dengan syarat-syarat yang mungkin sangat-sangat berat di muka bumi ini,” tambahnya.






