Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kebumen, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah dibacok oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat hendak mengevakuasi pelaku yang meresahkan warga. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (3/2/2026).
Kronologi Kejadian
Menurut Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah (Perda dan Perkada) Satpol PP Kebumen, Juniadi Prasetyo, pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai seorang ODGJ yang sering mengamuk dan meresahkan warga.
“Ya, korban dibacok pakai sabit atau celurit oleh ODGJ saat mau dievakuasi,” ujar Juniadi Prasetyo dilansir detikjateng.
Saat petugas gabungan hendak mengamankan pelaku, ia keluar dari rumah membawa senjata tajam berupa sabit dan linggis. Pelaku melakukan perlawanan saat akan dimasukkan ke ambulans.
Petugas sempat berupaya merebut senjata yang dibawa pelaku, namun tidak berhasil. Pelaku kemudian mengejar salah satu anggota Satpol PP dan mengayunkan sabitnya, menyebabkan luka sayat di bagian leher sebelah kiri korban.
Korban Meninggal Akibat Luka Parah
“Nah, korban ini dikejar oleh pelaku dan dibacok di bagian leher sebelah kiri. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Soedirman Kebumen. Namun akhirnya meninggal karena memang lukanya parah dan mengeluarkan banyak darah,” jelas Juniadi.
Penyelidikan Polisi
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut. Langkah awal yang dilakukan kepolisian meliputi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengajuan permintaan visum et repertum kepada pihak rumah sakit.






