Jakarta – Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) secara rutin menggelar upacara serah terima pengawalan Istana Merdeka setiap hari Minggu pagi. Mekanisme ini bertujuan untuk memastikan kesinambungan tugas pengamanan dan merepresentasikan kehormatan negara yang dijaga secara profesional.
Prosesi Rutin Mingguan
Komandan Paspampres, Mayor Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha, menjelaskan bahwa kegiatan serah terima pengawalan Istana Merdeka dilaksanakan setiap Minggu pukul 08.00 WIB di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Prosesi pada Minggu, 8 Februari 2026, merupakan pelaksanaan kedua kalinya setelah giat perdana yang digelar pada Minggu sebelumnya. Rencananya, upacara ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap pekannya.
Simbol Kehormatan dan Profesionalisme
Menurut Mayor Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha, prosesi ini menjadi simbol kesinambungan tugas pengamanan sekaligus representasi kehormatan negara yang dijaga secara profesional dan berkelanjutan.
Rangkaian Upacara Serah Terima
Pelaksanaan upacara serah terima melibatkan beberapa unit Paspampres, antara lain:
- Pasukan Kawal Istana (Walis) dari Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg)
- Pasukan Berkuda dari Batalyon Kavaleri (Yonkav)
- Satuan Musik dari Detasemen Musik (Densik)
Kegiatan ini dipimpin oleh Komandan Komplek (Danplek) Istana Merdeka selaku penanggung jawab wilayah pengamanan. Serah terima dilaksanakan antara Regu Jaga Lama dan Regu Jaga Baru. Masing-masing regu terdiri dari 27 personel, meliputi 1 personel Danposko, 1 personel Pelana Bendera, 21 personel pasukan, dan 4 personel pasukan berkuda.
Rangkaian prosesi mencakup laporan dan penghormatan kepada Komandan Komplek, laporan dan penghormatan antara Dinas Jaga Lama dengan Dinas Jaga Baru, atraksi kuda, kolone senapan, pengecekan senjata, hingga serah terima Bendera Kawal Istana. Selama upacara berlangsung, pasukan khusus pengamanan turut hadir untuk memastikan kelancaran, ketertiban, dan kekhidmatan acara.
Interaksi dengan Masyarakat
Setelah rangkaian serah terima selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai wujud kedekatan antara Paspampres dengan rakyat, sekaligus refleksi semangat kebangsaan terhadap Istana Merdeka sebagai kebanggaan rakyat Indonesia.






