Delapan tim kuat dipastikan melaju ke babak perempatfinal Piala Afrika 2025, menciptakan potensi duel-duel akbar sejak dini. Juara bertahan Pantai Gading menjadi tim terakhir yang mengamankan tiket perempatfinal setelah mengalahkan Burkina Faso dengan skor 3-0 dalam pertandingan babak 16 besar di Marrakesh, Rabu (7/1) dini hari WIB.
Beberapa jam sebelumnya, Aljazair, juara Piala Afrika edisi 2019, berhasil menyingkirkan Republik Demokratik Kongo dengan skor tipis 1-0 setelah melalui pertandingan 120 menit. Keberhasilan kedua tim ini menyusul enam negara kuat lainnya yang telah lebih dulu memastikan tempat di perempatfinal.
Nigeria, yang telah tiga kali menjuarai turnamen ini dan menjadi finalis pada edisi terakhir, melaju setelah menghancurkan Mozambik 4-0. Mesir, sang pengoleksi tujuh gelar Piala Afrika, juga lolos usai menundukkan Benin dengan skor 3-1. Kamerun, yang telah lima kali menjadi juara Afrika, turut serta dalam perempatfinal setelah mengalahkan Afrika Selatan 2-1.
Tuan rumah Maroko juga masih menunjukkan taringnya dengan menaklukkan Tanzania 1-0. Senegal, juara edisi 2021, melangkah ke babak selanjutnya dengan mengalahkan Sudan 3-1. Terakhir, Mali berhasil menang dramatis atas Tunisia melalui adu penalti untuk mengamankan satu tempat di perempatfinal.
Mali menjadi satu-satunya tim di perempatfinal yang belum pernah merasakan gelar juara Piala Afrika. Pencapaian terbaik mereka sejauh ini adalah menjadi finalis pada edisi 1972, lebih dari setengah abad yang lalu.
Berdasarkan bagan turnamen yang telah dirilis sejak awal, babak perempatfinal akan menyajikan pertandingan sebagai berikut:
- Mali vs Senegal (Jumat, 9 Januari pukul 23.00 WIB)
- Kamerun vs Maroko (Sabtu, 10 Januari pukul 02.00 WIB)
- Aljazair vs Nigeria (Sabtu, 10 Januari pukul 23.00 WIB)
- Mesir vs Pantai Gading (Minggu, 11 Januari pukul 02.00 WIB)
Pertandingan-pertandingan perempatfinal ini dijadwalkan akan berlangsung di Tangier, Agadir, Rabat, dan Marrakesh.






