Berita

Polda Metro Jaya Jadwalkan Pemanggilan Pandji Pragiwaksono Terkait Laporan Dugaan Penistaan Agama

Advertisement

Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap komedian Pandji Pragiwaksono terkait laporan dugaan penistaan agama. Pemanggilan ini dilakukan setelah polisi memeriksa sejumlah ahli dan saksi mengenai materi stand up comedy ‘Mens Rea’ yang dibawakan Pandji.

Jadwal Pemanggilan Pandji Pragiwaksono

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imannudin, mengonfirmasi bahwa Pandji Pragiwaksono akan segera dimintai keterangan. “Sudah dijadwalkan,” ujar Kombes Iman kepada wartawan pada Selasa (20/1/2026).

Meskipun demikian, Kombes Iman belum merinci kapan tepatnya pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan. Ia menjelaskan bahwa pemanggilan Pandji akan dilakukan setelah seluruh keterangan dari saksi-saksi lain serta para ahli yang terkait dengan laporan tersebut telah dilengkapi oleh pihak kepolisian. “Kami lengkapi dulu pemeriksaan saksi yang lainnya dan dengan yang ahli. Baru nanti kami jadwalkan terhadap terlapor (Pandji),” tuturnya.

10 Saksi dan Ahli Telah Diperiksa

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak 10 saksi dan ahli yang berkaitan dengan kasus ini. Kombes Iman menambahkan bahwa Pandji Pragiwaksono dilaporkan atas tiga laporan polisi (LP) dan dua pengaduan masyarakat (dumas) terkait materi ‘Mens Rea’.

Advertisement

“Karena ada beberapa laporan polisi dan pengaduan yang masuk ke Polda Metro Jaya. Saat ini sudah tercatat 3 laporan polisi dan 2 pengaduan masyarakat yang berhubungan dengan,” jelasnya.

Latar Belakang Laporan

Pandji Pragiwaksono dilaporkan atas dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama. Laporan tersebut muncul setelah pernyataannya dalam acara stand up comedy bertajuk ‘Mens Rea’ dinilai menimbulkan kegaduhan. Salah satu laporan diajukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Para pelapor berpendapat bahwa materi yang disampaikan Pandji dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Advertisement