Jakarta – Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara puncak perayaan Natal Nasional 2025 yang diselenggarakan di Tennis Indoor, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kehadiran keduanya disambut meriah oleh jemaat yang hadir.
Prabowo dan Gibran tiba di lokasi acara pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 19.05 WIB. Keduanya tampak kompak mengenakan pakaian batik, dengan Prabowo menambahkan peci hitam di kepalanya. Sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju juga turut hadir dengan busana serupa.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait. Kedatangan Prabowo disambut teriakan antusias dari para jemaat yang hadir.
Presiden Prabowo melambaikan tangan kepada jemaat dan sesekali menyalami mereka yang berada di dekatnya. Ia kemudian duduk di barisan terdepan bersama jajaran kabinet yang telah hadir lebih dulu.
Acara puncak Natal Nasional 2025 diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ dilanjutkan dengan doa bersama.
Sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara turut hadir dalam acara tersebut, antara lain:
- Menteri Agama Nazaruddin Umar
- Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno
- Menko Pangan Zulkifli Hasan
- Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
- Menteri Sosial Saifullah Yusuf
- Menteri Kebudayaan Fadli Zon
- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihajii
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
- Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani
- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Selain itu, turut hadir pula Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, Kepala Badan Geospasial Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Agus Subiyanto, serta Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo.






