Berita

Prabowo Pertanyakan Nasib Rumah Radio Bung Tomo di Surabaya, Kini Tinggal Kenangan

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto sempat menyoroti keberadaan stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) atau yang dikenal sebagai Rumah Radio yang digunakan Bung Tomo saat pertempuran 10 November. Namun, kini bangunan bersejarah tersebut hanya menyisakan kenangan.

Bangunan Bersejarah Tertutup Pagar Tinggi

Dilansir dari detikJatim, Selasa (3/2/2026), bangunan yang berlokasi di Jalan Mawar Nomor 10, Surabaya, itu kini tidak lagi menyerupai bentuk aslinya. Lokasi yang pernah menjadi saksi bisu perjuangan bangsa kini tertutup pagar tinggi dan nyaris tanpa penanda sejarah.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa lahan bekas Rumah Radio Bung Tomo telah berdiri bangunan baru bercat putih dengan pagar tinggi berwarna coklat dan berujung runcing. Dari luar, rumah tersebut tampak tertutup rapat, hanya atap dan bagian atasnya yang terlihat dari jalan. Tidak ada nomor rumah, plakat cagar budaya, maupun penanda sejarah lainnya yang mengindikasikan bahwa lokasi tersebut pernah menjadi situs perjuangan.

Peran Penting Rumah Radio Bung Tomo

Padahal, di tempat inilah Bung Tomo bersama para pemuda Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI) menyebarkan semangat juang melalui siaran radio. Menggunakan stasiun radio mobile berukuran sekitar kulkas, Bung Tomo berhasil membakar semangat arek-arek Surabaya untuk melawan penjajah.

Advertisement

Bangunan tersebut juga sempat berfungsi sebagai markas para pejuang sebelum akhirnya diketahui musuh, memaksa mereka berpindah ke Jalan Biliton. Meskipun hanya ditempati kurang dari sebulan, peran rumah ini tercatat kuat dalam sejarah pertempuran Surabaya.

Rumah Radio Dibongkar pada 2016

Merujuk pada buku memoar Sulistina Sutomo berjudul ‘Bung Tomo Suamiku’ (2008), rumah di Jalan Mawar Nomor 10 tersebut bahkan pernah menjadi sasaran serangan. Pesawat penjajah dilaporkan meluncurkan mortir saat melintas di atas bangunan itu, memaksa para pejuang berhamburan menyelamatkan diri. Beruntung, bom dan peluru meleset, sehingga bangunan tersebut selamat pada masa itu.

Namun, nasibnya berbeda di masa depan. Rumah Radio Bung Tomo dibongkar pada tahun 2016 dan dipastikan telah rata dengan tanah pada Selasa (3/5/2016).

Advertisement