Berita

Prabowo Puji Kolaborasi Baris-berbaris Siswa Sekolah Rakyat: “Luar Biasa!”

Advertisement

Banjarbaru, Kalimantan Selatan – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan kolaborasi baris-berbaris yang ditampilkan oleh siswa-siswi pada peresmian 166 sekolah rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Prabowo secara khusus terpukau oleh atraksi tersebut.

Penampilan Memukau Siswa dari Berbagai Latar Belakang

Acara peresmian yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 ini turut dimeriahkan oleh penampilan baris-berbaris kolaborasi. Siswa-siswi dari sekolah rakyat binaan Polres Pasuruan Kota, yang meliputi perwakilan dari sekolah Pasuruan, SD NU, Muhammadiyah, Kristen Protestan, dan Hindu, menampilkan harmonisasi gerakan yang memukau.

Pujian dan Gurauan Presiden

Dalam pidatonya, Prabowo tak ragu melontarkan pujian. “Luar biasa tadi yang dari Pasuruan ya, hebat sekali itu, komandannya suruh menghadap saya nanti,” ujar Prabowo disambut gelak tawa hadirin. Ia menilai penampilan tersebut tak kalah dengan siswa dari institusi militer ternama.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti ketepatan gerakan balik kanan para siswa. “Saya kira tidak kalah dengan SMA Taruna Nusantara. Sikapnya itu loh, balik kanannya luar biasa, saya belum pernah lihat, nggak tahu saya,” ungkapnya.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga sempat menyapa Menteri Luar Negeri Sugiono, yang merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara. Dengan nada bercanda, Prabowo menguji Sugiono mengenai ketepatan gerakan balik kanan. “Pak Sugiono kepala lembaga (SMA Taruna Nusantara) ya, kau kepala lembaga TN ya, kau lulusan TN ya? Nggak yakin saya balik kananmu sama dengan…, tapi kamu sudah menteri saya nggak mau nguji kamu, duduk-duduk,” ucap Prabowo sambil memperagakan kembali gerakan baris-berbaris dengan antusias.

Beasiswa untuk Prestasi

Menyatakan kekagumannya yang mendalam, Prabowo berjanji akan memberikan beasiswa kepada siswa-siswi yang menampilkan atraksi baris-berbaris tersebut. Ia menekankan pentingnya penghargaan terhadap prestasi, sekecil apapun itu.

“Kalau kagum, walaupun anak kecil, saya kagum tadi luar biasa tadi baris-berbarisnya. Mungkin kira-kira apa, kita kasih beasiswa juga anak itu ya. Kita lihat umurnya berapa, kita jangan ragu-ragu, prestasi beri penghargaan, cepat. Salah satu kekurangan bangsa kita pelit, pelit beri penghargaan,” pungkasnya.

Advertisement