Legenda Manchester United, Roy Keane, menyuarakan keraguan terhadap kemampuan Michael Carrick untuk menangani klub sebesar Manchester United secara permanen. Meskipun Carrick berhasil meraih dua kemenangan impresif di awal masa jabatannya sebagai caretaker, Keane berpendapat bahwa klub membutuhkan sosok manajer yang lebih berpengalaman.
Carrick Raih Kemenangan Awal yang Mengejutkan
Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim Manchester United pada Januari 2026, menggantikan Ruben Amorim yang dipecat. Pelatih berusia 44 tahun itu langsung memberikan dampak positif, membawa tim meraih kemenangan dalam dua pertandingan awalnya di Premier League. Debutnya ditandai dengan kemenangan 2-0 atas Manchester City di Old Trafford. Sepekan kemudian, Carrick kembali mengantarkan timnya meraih kemenangan 3-2 atas Arsenal, yang saat itu memuncaki klasemen liga.
Dua kemenangan krusial atas tim raksasa Premier League tersebut mendongkrak posisi Manchester United di klasemen. Tim berjuluk Setan Merah itu kini menembus peringkat keempat dengan mengoleksi 38 poin, melampaui Chelsea (37 poin) dan Liverpool (36 poin). Performa apik ini menuai banyak pujian bagi Carrick, bahkan muncul desakan agar klub mempermanenkan posisinya sebagai manajer tim.
Keane Tetap Skeptis
Namun, pandangan berbeda justru dilontarkan oleh Roy Keane. Mantan kapten Manchester United ini menilai Carrick masih terlalu ‘hijau’ untuk memimpin klub sebesar Manchester United. Keane menegaskan bahwa pengalaman adalah kunci utama yang dibutuhkan oleh klub.
“Saya pikir jika United memenangkan setiap pertandingan dari sekarang hingga akhir musim, saya tetap tidak akan memberinya pekerjaan itu,” ujar Keane kepada Sky Sports. Ia menambahkan, “Saya masih berpikir mereka membutuhkan manajer yang lebih besar dan lebih berpengalaman. Sesederhana itu.”
Manchester United memang menjadi klub besar pertama yang dilatih oleh Michael Carrick. Sebelumnya, pria asal Inggris ini sempat menukangi tim Championship, Middlesbrough, pada periode 2022-2025. Meskipun hasil awal Carrick bersama MU sangat menjanjikan, Keane tetap berpegang pada prinsip bahwa pengalaman manajerial di level tertinggi sangatlah krusial.
Sumber: 90Menit.ID






