Berita

Satu Data Indonesia Diluncurkan, Menkop Ferry Yakin Percepat Pembangunan Kopdes Merah Putih

Advertisement

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyambut positif peluncuran Kolaborasi Satu Data Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas di Jakarta, Senin (26/1/2026). Ferry meyakini inisiatif ini akan meningkatkan efektivitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam program prioritas pembangunan 80 ribu lebih fisik gudang, gerai, dan alat kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Optimisme Percepatan Indonesia Emas

“Alhamdulillah hari ini kita menjadi saksi sejarah, dimulainya merunutkan filosofi dan ideologi negara yang akan diimplementasikan kembali dalam roadmap atau peta jalan kita menuju Indonesia Emas, yang bisa jadi bukan tahun 2045, tapi bisa jadi lebih cepat karena ada Satu Data,” ungkap Ferry dalam sambutannya melalui keterangan tertulis.

Ferry mengakui, pembangunan 80 ribu lebih Kopdes Merah Putih yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 menemui kendala. Kesulitan utama terletak pada ketersediaan data akurat mengenai jumlah kepala keluarga yang telah menggunakan produk kebutuhan harian, seperti gas LPG 3 kilogram maupun pupuk bersubsidi di suatu desa atau kelurahan.

Menanggapi kebutuhan data terintegrasi ini, Ferry menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya, termasuk percobaan pengembangan aplikasi yang lebih presisi, pengumpulan data melalui numerator, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI).

Validitas Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

Ferry menekankan pentingnya validitas data untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa hal ini memerlukan kerja kolaboratif lintas kementerian dan lembaga.

Advertisement

“Kalau tanpa kerja kolaboratif nanti misalkan soal data dan basis data ini masalahnya adalah soal validitasnya rendah hingga kesimpangsiuran data,” terangnya.

Senada dengan Ferry, Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy menyatakan bahwa peluncuran Satu Data Indonesia merupakan ikhtiar meneguhkan komitmen pembangunan nasional yang berbasis data akurat dan terintegrasi.

“Kita sering mendapat amanat bahwa pembangunan harus berdasarkan data ilmiah, Dan kali ini Satu Data Indonesia seharusnya ke depan menjadi bagian dari pembangunan nasional kita,” pungkas Rachmat.

Acara tersebut juga diwarnai dengan Penandatanganan Bersama Komitmen Sinergi untuk Negeri, Wujudkan Satu Data Indonesia Berbasis Kebijakan Pembangunan Nasional oleh lintas Kementerian/Lembaga serta para Kepala Daerah. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Ketua Badan Legislasi DPR-RI Bob Hasan, Duta Arsip Nasional Rieke Diah Pitaloka, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Tedi Rezalihadi, serta sejumlah pimpinan Kementerian/Lembaga terkait.

Advertisement