Tanger – Timnas Mesir harus mengubur mimpinya untuk meraih gelar Piala Afrika 2025 setelah tersingkir di babak semifinal. Dalam laga yang digelar di Ibn Batouta Stadium, Tanger, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, Mesir takluk 0-1 dari Senegal. Penampilan Mohamed Salah menjadi sorotan utama dalam pertandingan krusial ini.
Senegal Dominasi Laga, Mane Cetak Gol Tunggal
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Senegal tampil lebih mendominasi jalannya pertandingan. Tim berjuluk Singa Teranga itu menguasai penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang berbahaya ke gawang Mesir. Dominasi Senegal akhirnya berbuah manis di babak kedua. Sadio Mane, eks rekan setim Salah di Liverpool, berhasil mencetak gol tunggal kemenangan Senegal melalui sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu diantisipasi kiper Mesir.
Performa Antiklimaks Mohamed Salah
Di sisi lain, Mohamed Salah tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Penyerang Liverpool berusia 33 tahun itu tercatat tidak melepaskan satu pun tembakan sepanjang 90 menit pertandingan. Ia juga gagal menciptakan umpan kunci yang berarti bagi lini serang Mesir. Performa yang sangat kontras ini menjadi antiklimaks, mengingat Salah tampil gemilang di laga-laga sebelumnya. Kapten Mesir itu berhasil mengemas 4 gol dan 1 assist dari empat pertandingan sebelumnya di Piala Afrika 2025, termasuk dua gol di fase grup dan dua gol di babak gugur.
Rekor Buruk Salah di Piala Afrika
Kekalahan ini memperpanjang catatan minor Mohamed Salah di Piala Afrika. Ini adalah kali kelima Salah gagal membawa Mesir meraih gelar. Pencapaian terbaiknya bersama The Pharaohs hanyalah menjadi runner-up pada edisi 2017 dan 2021. Bagi Senegal, kemenangan ini memastikan mereka melaju ke babak final untuk menantang tuan rumah Maroko. Singa Atlas berhasil mencapai final setelah mengalahkan Nigeria melalui drama adu penalti.






