Polisi masih mendalami asal-usul tabung Whip Pink yang ditemukan di apartemen selebgram Lula Lahfah. Benda ini menjadi sorotan di tengah maraknya penyalahgunaan gas dinitrous oxide (N2O) yang kerap disalahgunakan sebagai narkotika.
Asal Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
Tabung Whip Pink ditampilkan sebagai salah satu barang bukti dalam kasus ini. Penyelidikan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk menelusuri asal-usul tabung tersebut. Selain itu, penyidik juga berkoordinasi dengan pihak keamanan apartemen untuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menjelaskan bahwa berdasarkan rekaman CCTV, tabung tersebut dibawa oleh seorang saksi berinisial A. Setelah dilakukan pendalaman, tabung tersebut diketahui dalam kondisi kosong. “Saudari A itu membawa kantong yang berisi tabung pink tersebut, yang setelah kita dalami dan setelah hasil pemeriksaan Puslabfor, tabung tersebut kosong,” ujar Iskandarsyah.
DNA Lula Lahfah di Tabung Whip Pink
Pemeriksaan mendalam terhadap tabung Whip Pink di apartemen Lula Lahfah meliputi sidik jari hingga kandungan di dalamnya. Hasilnya, polisi menemukan profil DNA Lula Lahfah pada tabung tersebut, serta bercak darah di beberapa barang lain seperti seprai, tisu, dan kapas.
“Kesimpulannya bahwa bercak darah yang ada pada seprai, bercak darah pada kapas dan tisu, dan touch DNA atau DNA sentuhan, profilnya itu adalah milik Saudari LL, dan Saudari LL ini adalah anak biologis daripada Saudara Muhammad Feroz,” ungkap Kaur Subbid Toksikologi Puslabfor Bareskrim Polri Pembina Azhar Darlan.
Polisi Periksa Ponsel Lula Lahfah dan Bukti Pembelian
Pemeriksaan digital forensik terhadap ponsel Lula Lahfah masih terus dilakukan untuk mengungkap asal-usul tabung pink tersebut. Hingga kini, polisi belum menemukan bukti pembelian gas medis tersebut, namun penyelidik terus mendalami dari mana barang itu dikirim.
“Kalau bukti pembelian kita masih belum dapatkan, tetapi penyelidik sudah mendalami dari mana asal-usul barang itu dikirim. Ini kan sudah mendalami,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam jumpa pers di Mapolda Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Polisi Periksa ART dan Rekan Lula Lahfah
Untuk menelisik lebih lanjut, polisi telah mengklarifikasi teman-teman terdekat selebgram Lula Lahfah. Panggilan klarifikasi dilayangkan untuk mendalami dugaan apakah Lula Lahfah sering menggunakan gas N2O.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menambahkan, asisten rumah tangga (ART) Lula Lahfah berinisial A memberikan kesaksian bahwa ia baru pertama kali melihat tabung pink tersebut di kamarnya. “Akan tetapi dari saudari A memberikan kesaksian bahwa pertama kali melihat tabung pink tersebut. Asisten rumah tangganya baru pertama kali,” tuturnya dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).






