Tangerang – Nasib apes dialami sopir taksi listrik setelah kendaraannya mengalami dua kali kecelakaan beruntun di Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Jumat, 9 Januari 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.05 WIB itu membuat sopir taksi listrik harus menanggung kerugian ganda.
Taksi listrik yang dikemudikan Saiful Hidayat (25) dengan nomor polisi B-1455-SWH awalnya tertabrak oleh mobil lain saat hendak keluar dari area parkir sebuah restoran di Jalan Raya Raden Saleh. Belum selesai urusan dengan pengemudi mobil yang menabraknya, insiden tak terduga kembali terjadi.
Kendaraan taksi listrik tersebut tiba-tiba meluncur mundur sendiri tanpa kendali dan menabrak sebuah restoran ayam goreng. Tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut, namun kerugian materil ditanggung oleh pihak taksi listrik.
Taksi Listrik Ditabrak Mobil
Kecelakaan bermula ketika Saiful Hidayat keluar dari parkiran restoran ayam goreng dan berbelok ke kanan di Jalan Raya Raden Saleh. Pada saat bersamaan, sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya datang dari arah Ciledug menuju Kembangan dan menabrak bodi samping kiri taksi listrik tersebut.
“Pada saat keluar dan belok kanan di Jalan Raya Raden Saleh, tepatnya depan restoran ayam goreng Almaz, bodi samping kiri taksi tersebut ditabrak oleh kendaraan tidak dikenal yang datang dari arah Ciledug,” kata Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Iptu Prapto dalam keterangannya, Sabtu (10/1).
Pengemudi mobil yang menabrak taksi listrik dilaporkan melarikan diri.
Taksi Listrik Mundur Tanpa Sopir
Tak lama setelah insiden pertama, kejadian tak terduga kembali terjadi. Taksi listrik yang dikemudikan Saiful Hidayat tiba-tiba bergerak mundur tanpa sopir.
“Setelah tertabrak kendaraan tak dikenal, kendaraan taksi yang dikemudikan Saudara Saiful Hidayat berjalan mundur ke belakang masuk ke area parkir rumah makan,” ujar Prapto.
Peristiwa ini terekam oleh kamera CCTV. Saat sedang berdebat dengan pengemudi yang menabraknya, Saiful berniat kembali ke kendaraannya. Namun, taksi listrik tersebut tiba-tiba bergerak sendiri, meluncur mundur kembali ke area parkir restoran. Kendaraan sempat terhenti setelah menabrak tiang lampu parkir, namun kemudian kembali bergerak tanpa kendali hingga menubruk bangunan restoran.
Mobil Rusak, Restoran Porak-poranda
Akibat kedua kejadian tersebut, taksi listrik mengalami kerusakan pada bodi samping kiri dan belakang. Sementara itu, restoran mengalami kerusakan pada bagian kaca yang pecah, kusen yang penyok, dan tembok yang hancur.
Rekaman CCTV menunjukkan taksi listrik meluncur tanpa sopir dan menabrak restoran di Kota Tangerang pada Jumat (9/1/2026). (Foto: dok. Istimewa)
Kasus Selesai Damai
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden M Jauhari menyatakan bahwa kasus ini telah diselesaikan secara damai. Pihak taksi listrik telah mengganti kerugian restoran.
“Untuk kerugian toko sudah diganti rugi oleh pihak taksi sejumlah Rp 4 juta dan sudah membuat pernyataan antara kedua belah pihak,” ujar Jauhari saat dihubungi wartawan, Sabtu (10/1/2026).
Ia menambahkan bahwa kecelakaan ini dipicu oleh kelalaian sopir taksi. “Murni kelalaian driver taksi. Untuk korban jiwa nihil. Proses penyelesaian secara musyawarah, kerugian materil hanya kendaraan taksi limo,” tutupnya.






