Pidie Jaya, Aceh – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendesak agar renovasi sekolah yang terdampak banjir di Pidie Jaya, Aceh, dipercepat. Instruksi ini disampaikan setelah meninjau langsung kondisi SMA Negeri 2 Meureudu yang masih dipenuhi lumpur mengeras akibat banjir akhir November 2025.
Prioritas Renovasi Sekolah
Dalam kunjungannya pada Rabu (21/1/2026), Tito Karnavian meminta Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya untuk segera membersihkan lumpur di lingkungan sekolah. Tujuannya agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali normal dan tidak terganggu berlarut-larut.
“Ini (SMA Negeri 2 Meureudu) jadi prioritas. Itulah saya minta data dari TK, SD, SMP SMA [berikut] letaknya di mana,” kata Tito dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026). Ia menegaskan bahwa renovasi sekolah tersebut harus menjadi prioritas utama.
Tito tidak ingin para siswa terus-menerus belajar di tenda darurat atau ruang kelas yang tidak layak. Ia memastikan perbaikan gedung sekolah akan segera dilakukan, meskipun meminta para siswa untuk bersabar.
Data Kerusakan Segera Diserahkan
Untuk mempercepat proses renovasi, Tito meminta Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya untuk segera menyampaikan data rinci sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat. Data tersebut nantinya akan diserahkan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menyatakan bahwa data sekolah yang rusak akibat banjir di wilayahnya sudah dikumpulkan dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Aceh.
Kunjungan Satgas Pascabencana
Kunjungan Ketua Satgas Tito Karnavian ke Pidie Jaya merupakan bagian dari rangkaian agenda peninjauan progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat penting, antara lain:
- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto
- Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA
- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah
- Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi
- Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri






