Berita

Warga Jakarta Timur Hanyut Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Advertisement

BANTEN – Tim SAR gabungan Banten tengah berupaya keras mencari seorang wisatawan asal Jakarta Timur yang terseret ombak di Pantai Goa Langir, Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Korban diketahui bernama Salman Abdul Latif (20), warga Cipinang Asem RT 14/04, Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini bermula ketika Salman bersama dua rekannya, yang juga wisatawan asal Jakarta, sedang berenang di sekitar Pantai Goa Langir pada Sabtu pagi (17/1/2026). Ketiga wisatawan tersebut sempat terseret arus ombak yang kuat. Dua orang berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai, namun nahas bagi Salman yang hingga kini belum ditemukan dan diduga kuat terbawa arus lebih jauh.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim gabungan setelah menerima laporan kecelakaan laut tersebut. “Korban kecelakaan laut itu bernama Salman Abdul Latif (20), warga Cipinang Asem RT 14/04, Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur,” ujar Al Amrad, dilansir dari Antara.

Pencarian Terkendala Ombak Tinggi

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Banten, BPBD Lebak, unsur Polri, TNI, Balawista, nelayan, relawan, dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian sejak laporan diterima. Namun, hingga Sabtu malam, korban belum juga berhasil ditemukan.

Advertisement

Kondisi ombak yang cukup tinggi di perairan Pantai Sawarna menjadi kendala utama dalam upaya pencarian. Meskipun demikian, tim SAR gabungan tetap bertekad untuk melanjutkan pencarian.

Imbauan Keselamatan

Menyikapi insiden ini, pihak SAR Banten mengimbau seluruh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke wilayah pantai, khususnya di Banten, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Perhatian khusus harus diberikan pada kondisi ombak dan arus laut yang dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.

“Kami akan melanjutkan kembali besok melakukan pencarian korban terseret ombak jika malam ini tidak ditemukan,” tegas Al Amrad, menutup keterangannya. Upaya pencarian akan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Advertisement