Berita

Warga TPU Kebon Nanas Pindah ke Rusun: Gratis Sewa 6 Bulan hingga Modal Usaha

Advertisement

Sebanyak 73 kepala keluarga (KK) yang sebelumnya menghuni Tempat Permakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur, kini telah direlokasi ke sejumlah rumah susun (rusun) di wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa warga yang direlokasi akan mendapatkan keringanan berupa gratis sewa rusun selama enam bulan, sementara bagi lansia, fasilitas ini berlaku seumur hidup.

Pengembalian Fungsi Lahan dan Kemanusiaan

Relokasi ini dilakukan sebagai upaya pengembalian fungsi TPU Kebon Nanas yang daya tampungnya telah habis. Berdasarkan pendataan, terdapat 103 KK yang menempati area seluas 3.754 meter persegi di TPU tersebut. Dari jumlah tersebut, 73 KK bersedia pindah ke rusun, sementara 30 KK lainnya memilih mencari tempat tinggal sendiri karena alasan pekerjaan dan usaha.

Pramono menjelaskan bahwa dari total 80 TPU di Jakarta, 69 di antaranya sudah penuh dan menerapkan sistem pemakaman tumpang tindih. “Kebon Nanas ini sebenarnya sudah tidak bisa lagi. Dengan pengembalian fungsi lahan ini, nantinya bisa menampung kurang lebih 1.000 makam baru,” ujar Pramono.

Dalam dialog bersama warga, Pramono menekankan aspek kemanusiaan dari relokasi ini. Ia berharap warga dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan manusiawi di rusun. “Bagaimanapun, kalau tempat tinggalnya lebih layak, anak-anaknya bisa sekolah lebih baik, interaksi sosial juga lebih baik,” ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta tidak hanya memindahkan warga, tetapi juga memberikan pendampingan sosial dan ekonomi. Selama masa adaptasi, warga dibebaskan dari biaya sewa rusun untuk membantu mereka menata kembali kehidupan dan mata pencaharian. Selain itu, Pemprov juga akan membantu warga yang berhak mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) serta fasilitas transportasi gratis bagi lansia.

Bantuan Modal Usaha dan Fasilitas Rusun

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menambahkan bahwa relokasi warga TPU Kebon Nanas telah dilakukan secara bertahap sejak 6 Januari 2026. Ke-73 KK tersebut ditempatkan di enam rumah susun, meliputi Rusun Pulo Gebang, Cipinang Muara, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara Barat, Jatinegara Kaum, dan Pondok Bambu.

Advertisement

Selain hunian, Pemkot Jakarta Timur juga memberikan bantuan kepada warga relokasi berupa modal usaha sebesar Rp 500 ribu, paket kebutuhan dasar, hygiene kit, serta kasur. “Pasca-relokasi, lahan TPU akan dimatangkan kembali agar siap menjalankan fungsi pelayanan pemakaman bagi warga Jakarta,” imbuh Munjirin.

Kisah Warga Setelah Relokasi

Setelah pindah ke rumah susun, warga mengaku dapat menjalani hidup dengan lebih layak dan manusiawi. Salah seorang warga menceritakan pengalamannya saat masih tinggal di area TPU Kebon Nanas.

“Bu, kira-kira yang anu itu apa bentuknya?” tanya Pramono kepada salah satu warga. “Kayak kuntilanak, Pak,” jawab warga tersebut, menceritakan pengalamannya melihat penampakan saat masih bermukim di TPU Kebon Nanas. Meskipun mengaku pernah melihat hal-hal yang membuat merinding, ia tidak merasa ketakutan karena sudah terbiasa setelah bertahun-tahun tinggal di sana.

Warga lainnya, Guntur, yang telah tinggal di TPU Kebon Nanas selama 17 tahun, menyatakan rasa syukurnya atas perpindahan ini. “Dulu ya nyaman-nyaman aja, sudah biasa. Tapi kalau sekarang kan lebih manusiawi, Pak,” kata Guntur. Ia membandingkan fasilitas di rumah susun yang jauh lebih lengkap, seperti playground, jogging track, masjid, lapangan futsal, dan taman, yang membuat anak-anak betah.

Advertisement