Berita

Banjir Jakarta Malam Ini: Tiga Ruas Jalan Utama Macet Parah Akibat Genangan

Advertisement

Jakarta – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Kamis (22/1/2026) malam, bertepatan dengan jam pulang kantor, menyebabkan kemacetan parah di tiga ruas jalan utama. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menyatakan bahwa kepadatan lalu lintas terjadi di tiga titik terparah.

Tiga Titik Kemacetan Terparah

Menurut Kombes Komarudin, kemacetan paling parah terjadi di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur. Lalu lintas yang mengarah ke Jakarta Utara tersendat akibat genangan air di ruas jalan tersebut. “Pertama di Panjaitan, Cawang, itu mengarah ke utara. Walaupun saat ini 19.30 itu empat lajur sudah bisa digunakan. Saat ini sedang dilaporkan, tapi masih ada genangan walaupun sedikit,” kata Komarudin saat dihubungi, Kamis (22/1/2026).

Selanjutnya, kemacetan parah juga dilaporkan terjadi di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Genangan air setinggi 30 cm di bawah flyover Mampang menjadi penyebab utama penyumbatan kendaraan. “Jadi itu membuat menyumbat kendaraan yang dari arah timur, dari arah Pancoran mau ke barat itu tersumbat di Kuningan. Termasuk yang dari arah Semanggi mau ke timur juga tertahan di Kuningan,” jelasnya.

Kondisi serupa terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, yang juga tergenang air setinggi 30 cm. Komarudin menyebut banyak pengendara yang ragu untuk melintas karena ketinggian air tersebut. “Daan Mogot juga demikian. Ada ketinggian air walaupun sudah mulai menyusut, tapi masih banyak pengendara yang ragu untuk melintas karena memang di kisaran 20-30 cm,” imbuhnya.

Advertisement

Penyebab dan Penanganan

Kombes Komarudin menambahkan bahwa kemacetan ini diperparah oleh jam pulang kerja yang bersamaan dengan meluasnya genangan air. Selain tiga titik utama tersebut, kemacetan juga terjadi di beberapa ruas jalan lain seperti Jalan Antasari, Jalan Pattimura, kawasan Blok M, hingga Kemang, Jakarta Selatan.

Menyikapi kondisi ini, Polda Metro Jaya telah melakukan penebalan personel untuk mengatur arus lalu lintas. Khusus di Mampang dan Cawang, polisi melakukan pengaturan traffic light secara manual untuk mengurai kemacetan. “Traffic light itu yang di Kuningan, kita manualkan. Termasuk juga yang di Cawang, Cawang arah utara, ini juga saat ini sedang kita lakukan manual untuk menarik yang dari arah Cililitan ke arah utara,” terangnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa titik banjir di Jakarta meluas hingga mencakup 80 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan, dengan ketinggian air mencapai 110 cm.

Advertisement