Serang – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Serang, Banten, sejak Minggu (11/1/2026) hingga Senin (12/1/2026) menyebabkan banjir di enam kecamatan. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat sebanyak 556 rumah terendam dan 1.690 jiwa terdampak langsung oleh bencana hidrometeorologi tersebut.
Detail Kejadian Banjir dan Dampaknya
Menurut laporan BPBD Kota Serang pada Senin (12/1/2026) pukul 15.27 WIB, tercatat 22 kejadian banjir yang tersebar di enam kecamatan. Keenam wilayah yang terdampak adalah Kecamatan Curug, Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, Walantaka, dan Taktakan. Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 105 sentimeter di beberapa titik.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, menyatakan bahwa sebagian area banjir sudah mulai berangsur surut. “Sebagian wilayah sudah berangsur surut, namun masih ada beberapa lokasi yang airnya belum surut dan masih dilakukan pemantauan,” ujar Diat.
Pohon Tumbang dan Rumah Roboh Akibat Cuaca Ekstrem
Selain banjir, cuaca ekstrem yang melanda Kota Serang juga menimbulkan dampak lain. BPBD melaporkan adanya enam kejadian pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan di beberapa kecamatan. Seluruh insiden pohon tumbang ini telah ditangani oleh tim gabungan. Lebih lanjut, tercatat sembilan rumah mengalami roboh akibat terjangan cuaca ekstrem yang terjadi selama periode Minggu hingga Senin.
Imbauan Kewaspadaan dari BPBD
Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kota Serang mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. Imbauan khusus ditujukan bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana. “Warga di wilayah rawan bencana agar tetap berhati-hati. Pengguna jalan di daerah rawan longsor dan pohon tumbang juga diminta tetap waspada,” tegas Diat Hermawan.
Data Rinci Banjir per Kecamatan:
| Kecamatan | Lingkungan/Lokasi | Ketinggian Air (cm) | Dampak | Kondisi |
| Curug | Lingkungan Pulo, RT/RW 003/001, Kel. Cipete | ±105 | 5 rumah, 5 KK, 20 jiwa | Air masih menggenangi permukiman |
| Curug | Jl. Raya Petir Km 5, Link. Cidadap (Jembatan 2), Kel. Tinggar | ±40 | Akses jalan terganggu | Berangsur surut |
| Curug | Lingkungan Sarongge, RT/RW 001/002, Kel. Kamanisan | ±50 | 3 rumah, 5 KK, 11 jiwa | Air masih menggenangi permukiman |
| Cipocok Jaya | Komplek Citra Gading Blok J, RT/RW 012/011, Kel. Cipocok Jaya | ±80 | 60 rumah, 55 KK, 160 jiwa | Berangsur surut |
| Cipocok Jaya | Lingkungan Lebak, RT/RW 003/004, Kel. Cipocok Jaya | ±30-50 | 32 rumah, 32 KK, 70 jiwa, 1 Pondok Pesantren (Riyadul Barokah) | Air masih menggenangi permukiman |
| Cipocok Jaya | Lingkungan Munjul Jaya, RT/RW 006/003, Kel. Karundang | ±80 | 14 rumah, 14 KK, 70 jiwa | Air masih menggenangi permukiman |
| Cipocok Jaya | Komplek Grand Sutera, RT 001 & RT 003/RW 014, Kel. Panancangan | ±40 | RT 001: 53 rumah, 107 KK, 321 jiwa; RT 003: 140 rumah, 114 KK, 300 jiwa; Mengungsi: 30 jiwa | Air masih menggenangi permukiman |
| Serang | Lingkungan. Kebaharan Al-Amin, RT/RW 001, 002, 003/003, Kel. Lopang | ±80 | 50 rumah, 48 KK, 250 jiwa | Sudah surut |
| Kasemen | Link. Kendal, RT/RW 009/003, Kel. Margaluyu | ±60 | 59 rumah, 58 KK, 240 jiwa | Air masih menggenangi permukiman |
| Walantaka | Kompleks Grand Sutera, RT/RW 003/009, Kel. Teritih | ±80 | 125 rumah, 68 KK, 170 jiwa; Mengungsi: 84 jiwa | Air masih menggenangi permukiman |
| Walantaka | Lingkungan Sadik, RT/RW 015/004, Kel. Pager Agung | ±60 | 15 rumah, 15 KK, 50 jiwa | Air masih menggenangi permukiman |
Secara keseluruhan, total dampak banjir mencakup 532 KK atau 1.690 jiwa terdampak, 556 rumah terendam, 114 jiwa mengungsi, 10 rumah rusak, dan 1 fasilitas umum (Ponpes Riyadul Barokah) terdampak. Terdapat pula 22 kejadian banjir yang dilaporkan.






